MADIUN – Cuaca ekstrem wajib terus diwaspadai. Terutama di wilayah Kota Madiun. Khususnya, sejumlah titik yang berpotensi mengalami banjir. Karenanya, kewaspadaan wajib tingkatkan. Apel Hidrometerologi Siaga Bencana pun digelar. Apel dipimpin Wali Kota Madiun Dr. Maidi di halaman Balai Kota Madiun, Senin (8/12).
Berbagai unsur terkait pun turut dikerahkan dalam upaya antisipasi banjir khususnya dari kiriman air wilayah sekitar.
‘’Bencana tidak bisa direncanakan, datangnya juga tidak memberitahu dan sewaktu-waktu akan hadir. Dimana cuaca ekstrem juga bisa mengancam kapan saja. Maka kita harus terus meningkatkan kewaspadaan,’’ ungkap Wali Kota Madiun.
Wali Kota Dr. Maidi, juga memastikan kesiapan petugas dan peralatan. Pengecekan serta praktik lapangan secara langsung pun digelar. Setidaknya, ada 180 lebih personil gabungan dimulai dari Dinas Perkim, DLH, PUPR, Tagana, BPBD, Satpol dan Damkar, dan lain sebagainya. Tak hanya mengecek kesiapan petugas, wali kota juga menginstruksikan untuk mengaktifkan posko siaga 24 jam. Setidaknya, ada enam posko di titik rawan banjir yang disiapkan mulai hari ini. Wali kota juga menyiapkan lima alat penyedot air berkapasitas besar bantuan dari provinsi yang akan membantu di setiap posko kesiagaan.
‘’Kota ini kita bersihkan alirannya lancar. kalau nanti ada air kiriman akan teratasi dan drainasenya sudah siapkan,’’ ucapnya.
Selain itu, Dr. Maidi juga mengingatkan pentingnya menjadga kebersihan sebagai bagian dari mitigasi bencana. Seluruh elemen masyarakat diminta menjaga kebersihan selokan serta memastikan area kantor dan sekolah bebas sampah.
‘’Sedimensi di sungai harus bersih dalam waktu bulan ini. Semua sekolah, kantor dengan radius 100 meter harus zero sampah,” pesannya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Madiun itu menyampaikan bahwa seluruh Tim 90 akan dijadwalkan piket secara bergantian untuk memperkuat kesiapsiagaan. Upaya ini tidak hanya melibatkan perangkat daerah tetapi juga mendorong seluruh peran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya. (bip/im/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun