--}}
Pemkot Madiun memperketat pengawasan program makan bergizi gratis (MBG), tak hanya dari sisi kualitas makanan, tetapi juga pengelolaan limbahnya. Dalam sosialisasi di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4) Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan seluruh pelaksana wajib memenuhi standar, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Ia mengingatkan, program prioritas nasional tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak boleh mengabaikan aspek kesehatan maupun lingkungan. Pemerintah, kata dia, akan melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.
Selain berdampak pada kesehatan, MBG juga diharapkan mampu mendorong penyerapan tenaga kerja lokal. Karena itu, sinergi antara pemerintah, SPPG, mitra, dan yayasan menjadi kunci agar program ini benar-benar memberi manfaat luas sekaligus mendukung terwujudnya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Selengkapnya diakses melalui laman resmi madiunkota.go.id
#PemkotMadiun
#MadiunKotaPendekar
#MakanBergiziGratis
#mbg2026
#kesehatanmasyarakat
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun