--}}
Semangat kemerdekaan bukan hanya soal mengenakan warna merah. Lebih dari itu, semangat 45 harus hadir dalam keberanian, kekompakan, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar.
Hal tersebut menjadi pesan Wakil Ketua I TP PKK Kota Madiun, Dellina Mahardika Panuntun, saat menghadiri pertemuan rutin Pokja II TP PKK Kota Madiun sekaligus rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Lapak Lapangan Kanigoro, Sabtu (8/8).
Salah satu yang mendapat apresiasi adalah keberhasilan Kelurahan Oro-Oro Ombo yang berhasil lolos dalam perlombaan hingga tingkat nasional. Pengalaman mengikuti lomba secara daring juga menjadi pembelajaran penting bahwa kader PKK perlu semakin akrab dengan teknologi dan digitalisasi.
Bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, kekompakan tim juga menjadi kekuatan. Saat perlombaan, para kader mampu saling melengkapi dan membantu ketika menjawab berbagai pertanyaan. Hal ini menunjukkan bahwa kader Pokja II memiliki pemahaman yang kuat terhadap tugas dan fungsinya.
Ke depan, pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada peserta lomba saja. Kader yang telah mengikuti perlombaan dapat berbagi ilmu dan pengalaman kepada kader di kelurahan lainnya. Kader muda pun dapat membantu kader senior dalam penguasaan teknologi, sementara pengalaman kader senior tetap menjadi bekal berharga bagi generasi berikutnya.
Kekompakan juga diwujudkan melalui kreativitas sederhana, salah satunya mengelola kas melalui kegiatan berjualan jilbab. Dari kebersamaan dan kemauan untuk bergerak bersama, hal-hal sederhana pun bisa memberi manfaat bagi organisasi.
Semangat 45, kompak bergerak, terus belajar, dan berani beradaptasi dengan zaman. Karena kader PKK yang kuat bukan hanya aktif berkegiatan, tetapi juga mau berbagi ilmu dan tumbuh bersama.
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun