MADIUN – Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun memimpin rapat koordinasi (rakor) di Ruang 13 Balai Kota Madiun, Senin (7/9). Rakor membahas persiapan kegiatan Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kota Madiun.
Dalam persiapan WBR, Plt Wali Kota menekankan pentingnya peran kelurahan dalam memahami kondisi dan data wilayah masing-masing. Lurah diminta aktif turun ke lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara akurat.
Lurah juga didorong mengusulkan program prioritas berdasarkan kondisi wilayah. Usulan tersebut akan menjadi bahan penentuan intervensi pemerintah. Pendataan melibatkan berbagai unsur terkait untuk memastikan informasi yang dihimpun lengkap dan valid.
“Kelurahan harus benar-benar memahami kondisi wilayahnya. Jangan hanya menunggu laporan, tetapi perlu turun langsung untuk melihat kebutuhan masyarakat,” ujar Plt Wali Kota Madiun.
Rakor dilanjutkan dengan pembahasan pemutakhiran DTSEN. Penguatan data hingga tingkat kelurahan diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih rinci. Data yang akurat diharapkan mendukung penyaluran program secara tepat sasaran.
“Terima kasih semua, bisa koordinasi dengan baik menyiapkan tim untuk pemutakhiran desil. Saya dapat info anomali ini dari Pusdatin, sudah dilakukan pembenahan, tapi yang saya lihat BPS punya tugas sendiri dalam penentuan desil. Saya mohon rekan semua, apabila ada masyarakat yang belum paham bisa diberikan pemahaman,” ujar Plt Wali Kota Madiun.
Koordinasi lintas pihak dan penguatan data menjadi langkah penting untuk memastikan kebijakan pemerintah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kelurahan diharapkan berperan sebagai ujung tombak dalam pendataan dan pelayanan publik.
(ws hendro/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun