Giat WBR Berlanjut di Wilayah Kecamatan Manguharjo, Plt Wali Kota Beri Apresiasi dan Harap Potensi Lokal Terus Digali

Giat WBR Berlanjut di Wilayah Kecamatan Manguharjo, Plt Wali Kota Beri Apresiasi dan Harap Potensi Lokal Terus Digali
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 02 Sep 2026
  • 28 kali dilihat

Giat WBR Berlanjut di Wilayah Kecamatan Manguharjo, Plt Wali Kota Beri Apresiasi dan Harap Potensi Lokal Terus Digali

MADIUN - Giat Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) kembali berlanjut. Kali ini, giat mengemuka di Kecamatan Manguharjo. Giat berlangsung di Lapak UMKM Gedongan, Selasa (1/9) malam. Seperti giat serupa sebelumnya, WBR jadi sarana Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersilaturahmi dan serap aspirasi masyarakat. Khususnya warga Kelurahan Manguharjo, Kelurahan Winongo, dan Kelurahan Madiun Lor. 


Tak hanya bertemu masyarakat, Plt wali kota juga meninjau warga langsung di rumahnya. Seperti rumah Lasminah, warga setempat yang tercatat sebagai lansia non potensial. Plt wali kota juga menyerahkan simbolis bantuan lansia ngebrok sebesar Rp 2 juta. Plt wali kota pun berbincang sebentar sebelum akhirnya menuju ke lokasi WBR di Lapak Gedongan untuk bertemu perwakilan warga dari tiga kelurahan tersebut. 


“Terima kasih kelurahan sudah total. Sekarang kita memang fokus untuk menggali potensi lokal. Ini harus dimunculkan,” kata Plt wali kota.


Hal itu mengemuka lantaran gelaran Madiun Menari beberapa waktu yang lalu. Gelaran berlangsung sukses lagi meriah. Itu tak terlepas dari dukungan dari masyarakat. Total ada 5.000 lebih masyarakat turut ambil bagian dalam Madiun Menari. Plt wali kota menyebut seni tari merupakan kekayaan budaya yang menyimpan potensi besar. Plt berharap kekayaan budaya itu bisa tumbuh dan berkembang di setiap kelurahan. Sehingga kelurahan memiliki satu kesenian khas yang bisa disuguhkan.


“Tidak harus tari, bisa kesenian apapun yang menjadi khas dari kelurahan tersebut. Potensi lokal harus kita gali untuk kita munculkan,” imbunya.


Berbagai saran dan masukan juga mengemuka dari masyarakat. Termasuk usulan pembangunan. Plt wali kota menyarankan untuk dimasukkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Sebab, untuk usulan yang membutuhkan anggaran besar harus melalui Musrenbang. Plt wali kota pun mengapresiasi peran serta masyarakat dalam pembangunan tersebut. Hal itu merupakan bukti nyata cinta dan kepedulian masyarakat akan kotanya.


“Peran serta masyarakat harus terus ditingkatkan. Seperti halnya dalam Madiun Menari kemarin yang berangkat dari keinginan masyarakat. Ke depan saya ingin lebih banyak lagi kegiatan yang berangkat dari keinginan masyarakat,” jelasnya.


Dalam giat WBR juga mengemuka penyerahan bantuan program JKK-JKM kepada ahli waris. Berbagai keseruan juga mengemuka seperti giat membatik. Pelayanan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dihadirkan. Plt wali kota pun juga turut membatik dan meninjau stan-stan pelayanan. 


Tak hanya itu, giat juga berlanjut ke rumah warga kedua. Berbagai keseruan juga mengemuka dalam giat sambang warga tersebut. Seperti memancing, memasak, dan berdialog dengan warga tentunya. Plt wali kota berharap kegiatan bisa semakin ditingkatkan ke depan. (bip/agi/diskominfo)

Awak Sigap