Jamaah Haji Bakal Padati Madiun, Plt Wali Kota Bidik Peluang untuk UMKM Lokal

Jamaah Haji Bakal Padati Madiun, Plt Wali Kota Bidik Peluang untuk UMKM Lokal
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 13 Aug 2026
  • 21 kali dilihat

Jamaah Haji Bakal Padati Madiun, Plt Wali Kota Bidik Peluang untuk UMKM Lokal

MADIUN – Matangkan rencana Manasik Haji Akbar Nasional di Kota Madiun turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendorong agar kegiatan tersebut memberi manfaat bagi UMKM lokal melalui EXPO UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah tahun 2026.


Hal itu dibahas dalam pertemuan lanjutan bersama Kementerian Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Direktur Fasilitasi Kemitraan, Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim, Perwakilan Bank Jatim Dan tim pelaksana.


Forum tersebut membahas rencana pelaksanaan Manasik Haji Akbar Nasional di Kota Madiun pada akhir September mendatang. Kegiatan yang diproyeksikan dihadiri sekitar 15 ribu jamaah itu akan dirangkai dengan Expo UMKM yang melibatkan 300 hingga 400 tenant UMKM lokal.


“UMKM yang ada di Kota Madiun ini nanti bisa mendapat ruang dan masuk dalam list marketplace yang lagi dibangun oleh Kementerian Haji, khususnya di bidang UMKM,” ujarnya.


Expo tersebut diproyeksikan melibatkan UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur, serta dirangkai dengan Kick Off Manasik, Business Matching & Networking, dan Kolaborasi untuk Keberlanjutan. Melalui kegiatan tersebut, Plt Wali Kota Madiun mendorong pelaku usaha lokal turut ambil bagian untuk memperluas promosi dan memperkenalkan produknya kepada pengunjung dari luar daerah.


Dengan jumlah peserta yang fantastis, menjadi pertimbangan utama dalam penentuan lokasi. Plt wali kota merekomendasikan Stadion Wilis sebagai tempat pelaksanaan karena dinilai memiliki kapasitas yang memadai.


‘’Dengan jumlah yang begitu banyak saya harap UMKM Madiun ambil bagian. Jangan sampai peluang sebesar ini justru dilewatkan,’’ tegasnya.


Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan sebelumnya mengenai pengembangan ekosistem ekonomi haji. Persiapan kegiatan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen dan terus dimatangkan bersama Kementerian Haji dan Umrah, KBIH, serta pihak terkait. (bip/im/diskominfo)

Awak Sigap