Bekali ASN Jelang Purna Tugas, Plt Wali Kota Madiun: Pengabdian Tidak Berakhir Saat Pensiun

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 22 Jul 2026

Bekali ASN Jelang Purna Tugas, Plt Wali Kota Madiun: Pengabdian Tidak Berakhir Saat Pensiun

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun menggelar Pembekalan Persiapan Purna Tugas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahap II Tahun 2026 yang akan memasuki masa pensiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot untuk memastikan para ASN siap menghadapi masa purna tugas, baik secara mental, administratif, maupun ekonomi, sekaligus tetap mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Madiun.


Pembekalan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun di Gedung Diklat, Rabu (22/7), diikuti 102 PNS yang akan memasuki masa purna tugas periode 1 Oktober 2026 hingga 1 Juni 2027. Kegiatan selama dua hari itu dibuka Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun yang sekaligus memberikan pembekalan dan arahan.


Dalam arahannya, Plt wali kota mengapresiasi dedikasi para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun untuk Kota Madiun. Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan yang diraih hingga saat ini tidak lepas dari kontribusi seluruh ASN. Oleh sebab itu, pengalaman dan pemikiran para purnatugas diharapkan tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah.


"Atas nama Pemerintah Kota Madiun saya mengucapkan terima kasih. Ada yang mengabdi lebih dari 25 tahun bahkan 40 tahun. Kota Madiun bisa berkembang seperti sekarang bukan karena satu orang, tetapi karena kerja keras, waktu, tenaga, dan pengabdian panjenengan semua. Yang purna hanyalah jabatannya. Pengabdiannya jangan ikut purna. Pemerintah Kota Madiun masih membutuhkan pengalaman panjenengan," ujarnya.


Plt Wali Kota menuturkan bahwa Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, Kota Madiun kini mampu berdiri sejajar dengan kota-kota besar di Jawa Timur dari sisi pembangunan, kualitas sumber daya manusia, hingga pertumbuhan ekonomi.


"Kota Madiun sekarang bukan lagi dikenal sebagai kota pensiunan. Kota Madiun sudah sejajar dengan Malang dan Surabaya. Pertumbuhan ekonomi terus baik, Indeks Pembangunan Manusia juga tinggi. Semua capaian itu merupakan hasil kerja keras ASN yang selama ini mengabdi," jelasnya.


Plt wali kota menambahkan, dirinya berkomitmen melanjutkan program pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMD dengan mengedepankan kolaborasi bersama masyarakat. Karena itu, para ASN yang memasuki masa pensiun diharapkan tetap menjadi bagian dari pembangunan melalui pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.


"Tema pembangunan Kota Madiun adalah transformasi bersama masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu saya berharap para purnatugas tetap menjadi bagian dari pembangunan Kota Madiun melalui pengalaman yang dimiliki," ujarnya.


Menutup arahannya, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengajak ASN yang masih aktif untuk meneladani semangat pengabdian para senior dengan bekerja sepenuh hati demi kemajuan Kota Madiun. Pada kesempatan yang sama, diserahkan juga secara simbolis SK Pensiun, piagam penghargaan, dan Tabungan Hari Tua (THT) sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Madiun atas dedikasi serta pengabdian para ASN selama bertugas.


"Saya yakin Bapak Ibu yang hari ini memasuki masa purna telah bekerja dengan rasa dan dengan hati. Hasil pembangunan Kota Madiun beberapa tahun terakhir menjadi bukti dari pengabdian tersebut. Saya berharap ASN yang masih aktif juga bekerja dengan rasa, karena hasilnya akan berbeda jika pekerjaan dilakukan sepenuh hati," pungkasnya.

(Bip/rat/diskominfo)