MADIUN – Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diperkuat. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kapasitas usaha agar UMKM di Kota Pendekar semakin berkembang dan mampu bersaing.
Hal itu disampaikan Plt wali kota saat menghadiri kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bersama Wakil Ketua I TP PKK Kota Madiun, Dellina Mahardika Panuntun yang digelar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Madiun di Gedung Pusdikbang Kota Madiun, Sabtu (20/6).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 nasabah UMKM PNM yang menampilkan berbagai produk unggulan dalam pameran. Selain pameran produk, kegiatan juga menghadirkan berbagai layanan pendukung bagi pelaku usaha, seperti pembinaan klinik perizinan, pelatihan pengembangan UMKM, serta konsultasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam kesempatan tersebut, Plt wali kota ikut mengunjungi UMKM stan-stan dan melihat langsung produk unggulan yang dipamerkan para nasabah PNM.
Plt wali kota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan peningkatan kapasitas dan memperluas jejaring usaha.
“Ini kegiatan yang positif. Ada pelatihan, konsultasi, sampai bazar. Ini membantu penguatan kapasitas pelaku UMKM, sekaligus mendukung pemerintah kota dalam mengembangkan UMKM,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan UMKM memerlukan sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha. Pemerintah Kota Madiun terus berupaya memberikan fasilitas agar UMKM dapat tumbuh dan naik kelas.
Salah satu langkah yang tengah disiapkan Pemkot Madiun adalah fasilitas penggunaan aplikasi kasir atau Point of Sale (POS) bagi pelaku UMKM. Fasilitas tersebut diberikan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan tata kelola, membangun kepercayaan konsumen, serta mengetahui perkembangan omzet usaha.
"Kami ingin UMKM terus berkembang. Aplikasi POS ini nantinya diberikan gratis, termasuk pelatihannya. Tujuannya bukan untuk pajak, tetapi agar pemerintah memiliki data perputaran ekonomi UMKM sehingga kebijakan yang dibuat bisa lebih tepat," jelasnya.
Plt Wali Kota mengungkapkan, Kota Madiun memiliki potensi besar di sektor UMKM. Dengan banyaknya pelaku usaha yang ada, perputaran ekonomi masyarakat harus terus didorong melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak langsung.
Ia menegaskan kegiatan setiap pemerintah harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan pedagang kecil.
“Setiap kegiatan harus berdampak. Kalau ada kegiatan, ekonomi harus ikut bergerak. Pedagang, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif harus merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Di penghujung acara, Plt Wali Kota Madiun bersama jajaran PNM melakukan seremoni pembukaan secara simbolis dengan pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya kegiatan PKU Akbar.
Plt wali kota berharap kegiatan PKU Akbar PNM dapat memberikan bekal dan ilmu baru bagi pelaku UMKM agar semakin siap menghadapi persaingan usaha.
(Dspp/rat/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun