Hadiri RAT Koperasi Pendekar, Plt Wali Kota Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak UMKM Naik Kelas

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 02 Jun 2026

Hadiri RAT Koperasi Pendekar, Plt Wali Kota Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak UMKM Naik Kelas

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun menaruh harapan besar kepada Koperasi Pemasaran Pendekar UMKM Bersatu untuk menjadi motor penggerak lahirnya pelaku usaha yang lebih kuat, inovatif, dan berdaya saing. Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi tersebut untuk Tahun Buku 2025 di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (2/6).


Dalam arahannya, Plt wali kota mengapresiasi keberadaan Koperasi Pendekar yang selama ini menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku UMKM di Kota Madiun. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan daya saing usaha anggotanya.


Meski demikian, Plt wali kota menegaskan bahwa koperasi harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota. Tidak hanya tertib secara organisasi dan administrasi, koperasi juga wajib menjadi motor penggerak pengembangan usaha yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM.


"Koperasi harus memberi manfaat nyata kepada anggotanya. Jangan hanya berjalan secara administrasi, tetapi harus terlihat dampaknya," ujarnya.


Lebih lanjut, Plt Wali Kota Madiun mengajak seluruh anggota koperasi untuk memperkuat kolaborasi demi meningkatkan daya saing. Menurutnya, persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku UMKM untuk terus berinovasi, mulai dari peningkatan kualitas produk, kreativitas kemasan, hingga strategi pemasaran.


Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Madiun berkomitmen menghadirkan berbagai fasilitas dan ruang ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha. Sejumlah kawasan ekonomi dan destinasi yang tengah dikembangkan diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal.


Di sisi lain, pelaku usaha juga didorong untuk memanfaatkan sistem pencatatan transaksi digital. Langkah ini penting untuk mendukung pengembangan usaha sekaligus mempermudah akses pembiayaan dari pihak perbankan maupun lembaga keuangan.


Plt Wali Kota Madiun pun menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, koperasi, perbankan, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar mampu tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan.


"Saya tunggu gebrakan dari Koperasi Pendekar. Koperasi ini harus menjadi contoh bagaimana UMKM Kota Madiun bisa naik kelas melalui inovasi, kolaborasi, dan kualitas," tegasnya. (bip/im/diskominfo)