MADIUN – Wujud keseriusan dalam mengawal pembangunan daerah terus ditunjukkan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Hal itu terlihat saat dirinya memimpin apel pejabat di halaman Balai Kota Madiun, Senin (6/4).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya orientasi kinerja serta penguatan perencanaan program kerja yang terukur di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, saat ini fokus utama bukan lagi pada besaran anggaran, melainkan pada hasil atau outcome yang ingin dicapai.
“Kenapa ada paparan OPD, agar saya tahu seperti apa program kerja kita ke depan. Sekarang saya lihat di outcome apa yang ingin kita capai, itu yang kita lakukan dulu. Basic kita kinerja, bukan anggaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa langkah penguatan kinerja tersebut bukan hanya dilakukan sekali, melainkan sudah berjalan beberapa hari terakhir dan akan terus dilakukan ke depan sebagai bagian dari pengawalan pembangunan yang berkelanjutan.
Setelah tahapan ini, seluruh OPD juga akan diminta menyusun dan memaparkan rencana kerja untuk tahun 2027 agar selaras dengan target pembangunan daerah.
“Setelah ini tiap OPD paparan untuk 2027 supaya kegiatan sesuai. Saya akan pantau kinerja 2026–2027,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Plt Bagus turut menyampaikan apresiasi kepada OPD yang telah berkontribusi menjaga kebersihan kota. Namun demikian, ia meminta upaya tersebut terus ditingkatkan dengan kedisiplinan yang lebih kuat, khususnya pada dinas terkait.
Ia juga menegaskan pentingnya pemahaman dokumen perencanaan oleh seluruh jajaran, terutama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Mengingat anggaran tahun 2027 masih belum final, seluruh program harus disusun secara terstruktur dan terukur.
“Seluruh Bappeda harus tahu dokumen perencanaan. Anggaran 2027 belum jelas. Saya minta ke OPD, seluruh mitra jangan dimanja. Semua harus terstruktur dan terukur,” katanya.
Tak hanya itu, dirinya juga menginstruksikan camat dan lurah untuk menggerakkan kerja bakti di wilayah masing-masing. Kegiatan tersebut difokuskan pada kebersihan lingkungan, termasuk area lapak dan tempat usaha milik UMKM.
“Mulai besok semua kerja bakti, sanitasi dibersihkan. Camat, seluruh kelurahan, termasuk tempat yang digunakan UMKM,” tandasnya.
(rams/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun