MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat sinergi dengan Muhammadiyah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan layanan kesehatan di Kota Madiun. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah yang digelar di Balaikota, Rabu (4/3).
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari pembangunan SDM, termasuk peluang kerja sama program beasiswa dan perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kota Madiun. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak SDM yang unggul sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan yang semakin profesional dan berdaya saing.
Plt Wali Kota Madiun menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor SDM dan kesehatan.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan program pembangunan berjalan searah, terutama dalam peningkatan kualitas SDM dan pelayanan kesehatan masyarakat. Peran Muhammadiyah sangat strategis dalam mendukung hal tersebut,” ujarnya.
Salah satu agenda pembahasan adalah pengembangan pendidikan tinggi melalui Universitas Muhammadiyah Madiun yang terus berupaya meningkatkan jumlah mahasiswa dan memperluas program studi. Pemerintah Kota menyambut baik langkah tersebut serta membuka peluang kerja sama dalam mendukung peningkatan partisipasi pendidikan masyarakat.
Pemkot Madiun juga siap bersinergi dalam promosi pendidikan, pengembangan kelas karyawan, hingga dukungan program beasiswa sesuai regulasi yang berlaku. Upaya ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak warga Kota Madiun mengenyam pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan kualitas kesehatan masyarakat.
Di sektor kesehatan, Plt Wali Kota turut mengapresiasi peran rumah sakit swasta dalam mendukung ekosistem layanan kesehatan di Kota Madiun. Keberadaan fasilitas kesehatan yang berkualitas dinilai mampu meningkatkan daya saing kota sebagai rujukan layanan kesehatan regional.
“Semakin banyak layanan kesehatan berkualitas di Kota Madiun, semakin besar pula kepercayaan masyarakat, termasuk dari luar daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Madiun, Sutomo, menyampaikan kesiapan Muhammadiyah untuk terus berkontribusi bagi pembangunan kota. Ia memaparkan sejumlah inovasi layanan unggulan yang dikembangkan, termasuk melalui Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun, serta kontribusi di bidang pendidikan anak usia dini, dakwah, dan program lansia.
“Insyaallah Muhammadiyah siap berkontribusi untuk Kota Madiun, baik melalui pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berbagai amal usaha Muhammadiyah di Kota Madiun, mulai dari TK ‘Aisyiyah, sekolah, perguruan tinggi, hingga rumah sakit, merupakan bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas masyarakat.
Melalui sinergi yang semakin kuat antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Madiun, diharapkan pembangunan di sektor SDM, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
(Rams/im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun