MADIUN – Jelang keberangkatan ke Tanah Suci, ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun tak hanya mempersiapkan mental dan spiritual. Kebugaran fisik pun dipastikan dalam kondisi prima. Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB), Pemerintah Kota Madiun menggelar pengukuran kebugaran jasmani dengan metode Rockport Test di Asrama Haji, Jumat (132).
Plh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Madiun, Dr. Muhammad Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran masing-masing jemaah sebelum keberangkatan.
“Tujuannya adalah mengetahui tingkat kebugaran jamaah haji untuk Kota Madiun. Nanti setiap jamaah setelah melakukan kegiatan ini, disesuaikan dengan umur mereka, akan dicek kesehatannya, tekanan darahnya, kemudian nadinya. Dari situ kita akan tahu tingkat kebugarannya sampai di mana,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil tes akan menjadi dasar edukasi lanjutan. Bagi jemaah yang dinilai belum memenuhi kategori bugar, akan diberikan motivasi dan pendampingan secara rutin untuk melakukan aktivitas fisik menjelang keberangkatan.
Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah fisik yang menuntut stamina prima. Karena itu, kebugaran menjadi faktor penting agar jemaah tidak mudah lelah maupun mengalami cedera selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Kegiatan hari ini merupakan bentuk motivasi dan edukasi supaya jemaah memahami bahwa ibadah haji sebagai ibadah fisik memerlukan bukan hanya sehat, tapi juga bugar. Dengan kondisi bugar, tidak gampang merasa lelah dan tidak mudah mengalami cedera,” tegasnya.
Secara umum, mayoritas jemaah berusia di bawah 70 tahun, bahkan cukup banyak yang masih di bawah 35 tahun. Berdasarkan hasil sementara, tingkat kebugaran CJH Kota Madiun tergolong baik. Meski demikian, para jemaah tetap diimbau untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran melalui aktivitas fisik secara rutin, minimal tiga kali dalam seminggu, agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan lancar, sehat, dan optimal.
“Tingkatkan kegiatan fisik, rutinkan minimal tiga kali seminggu jalan pagi atau jalan subuh. Jaga kesehatan dan kebugaran. Yang hari ini belum bugar berupaya mencapai tingkat kebugaran minimal cukup, supaya seluruh rangkaian ibadah haji bisa dilakukan dengan baik, lancar, dalam keadaan sehat dan segar, serta mendapatkan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.
(rams/rat/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun