MADIUN – Pemerintah Kota Madiun bergerak cepat menyikapi maraknya bencana alam yang terjadi di berbagai daerah. Rapat tanggap darurat bencana pun digelar, Sabtu (6/12) malam. Rapat yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Madiun itu dipimpin langsung Wali Kota Dr. Maidi.
Berbagai arahan wali kota pun mengemuka. Salah satu focus Utama terkait mengantisipasi banjir. Sejumlah upaya juga sudah dilakukan. Seperti pengerukan sedimentasi sungai.
Dr. Maidi menegaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu di penghujung tahun jangan dianggap sepele. Pendangkalan sungai disebut menjadi ancaman nyata jika tidak ditangani segera.
‘’Sedimentasi yang menumpuk membuat daya tamping sungai menurun. Ini yang membuat air sungai gampang meluap. Maka pengerukan harus segera dilakukan agar aliran air Kembali normal dan risiko banjir dapat ditekan dengan maksimal,’’ tegasnya.
Sejumlah titik di aliran sungai kini mengalami pendangkalan yang cukup signifikan. Pemerintah pun menyiapkan rencana pengerukan berskala besar. Selain itu juga pembersihan sampah serta material lain yang menghambat kelancaran arus air.
Selain sungai, fasilitas umum seperti drainase perkotaan, penerangan jalan, area public, dan jalur pedestrian turut menjadi sorotan rapat. Aktivitas masyarakat diprediksi meningkat di akhir tahun. Tak ayal, keamanan dan kenyamanan ruang publik harus benar-benar dipastikan.
Dengan Langkah-Langkah tersebut, Pemkot Madiun optimistis dapat menjaga kota tetap aman dan minim risiko banjir menjelang pergantian tahun. (bip/nael/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun