Evaluasi Kinerja dan Strategi Pelayanan, Wali Kota Madiun Dorong Keakuratan Data Kependudukan

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 03 Dec 2025

Evaluasi Kinerja dan Strategi Pelayanan, Wali Kota Madiun Dorong Keakuratan Data Kependudukan

MADIUN – Akurasi data kependudukan menjadi dasar penting arah pembangunan Kota Madiun. Hal itu disampaikan Wali Kota Madiun Dr. Maidi dalam Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Pelayanan 2025 dan Strategi Kesiapan Pelayanan 2026 di Hotel Mercure Madiun, Selasa (2/12).


Dalam arahannya, wali kota meminta dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) setempat memberikan perhatian serius terhadap keakuratan pencatatan angka penduduk usia produktif maupun non-produktif di kota ini.


‘’Kota Madiun dihadapkan masalah angka total fertility rate (TFR) atau tingkat kelahiran total) yang rendah atau 1,84. Perlu peran dispendukcapil dalam pendataan,’’ ungkap Dr. Maidi.


Dr. Maidi mengungkapkan, TFR di angka 1,84 tergolong rendah karena berada di bawah angka penggantian generasi sekitar 2,1. Menurut dia, kondisi itu berisiko menimbulkan dampak negatif terkait sumber daya manusia (SDM) di Kota Madiun. Salah satunya, penyusutan penduduk usia produktif yang dapat memicu krisis generasi muda di masa depan.


Menghindari itu, Dr. Maidi menginstruksikan dispendukcapil untuk bersinergi dengan dinas kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (dinkes PPKB) dalam mengolah data kependudukan secara detail dan akurat. Termasuk data TFR. 


‘’Data akurat itulah yang akan jadi program saya untuk melakukan kebijakan intervensi. Kalau tidak, bahaya itu. Perkembangan data harus saya ikuti terus,’’ tegasnya.


Dia menambahkan, Pemkot Madiun sudah menyusun kebijakan untuk meningkatkan TFR. Paling tidak, TFR di angka 2,1 atau setiap ibu memiliki dua anak.


‘’Program kami rumuskan. Saya punya program ibu usia subur yang punya dua anak dapat hadiah atau semacamnya,’’ pungkas Dr. Maidi.


(dspp/ggi/diskominfo)

  • Bagikan: