MADIUN – Tata kelola dan daya saing sentra industri kecil di Kota Madiun ditingkatkan. Hal itu terungkap saat pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun di Rumah Makan Ayam Pemuda, Jumat (28/11).
Sebagai narasumber, Wali Kota Madiun Dr. Maidi menekankan pentingnya kapasitas ASN dalam melaksanakan program pemberdayaan industri kecil.
‘’Pertumbuhan ekonomi Kota Madiun mencapai 6,35 persen. UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) punya peran penting terhadap ekonomi,’’ kata wali kota.
Menurut Dr. Maidi, ASN di lingkup Pemkot Madiun harus terus berinovasi dalam menciptakan serta mengembangkan program-program yang bersentuhan langsung dengan industri kecil. Itu selaras dengan upaya Pemkot Madiun dalam memenuhi 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
‘’Pertumbuhan ekonomi serta industri, inovasi, dan infrastruktur masuk dalam 17 tujuan SDGs,’’ ungkapnya.
Bicara evaluasi, Dr. Maidi menyebut kinerja ASN di disnaker-KUKM punya rapor baik. Meski begitu, dia meminta ASN tidak berpuas diri. Melainkan terus melakukan terobosan untuk membangun ekosistem industri kecil, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menyejahterakan masyarakat Kota Madiun.
‘’Kerja luar biasa. Saya nilai Kepala Disnaker-KUKM Agus Siswanta punya nilai 100 plus. Ini harus dipertahankan,’’ pungkasnya.
(rams/ggi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun