MADIUN – Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Hal itu disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Integritas Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Hotel Mercure, Kamis (13/11).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun dan Sekretaris Daerah Kota Madiun. Bimtek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah diraih Disdukcapil.
Dalam arahannya, Wali Kota Maidi menegaskan bahwa pelayanan publik harus dilakukan secara optimal dengan menjunjung profesionalisme dan integritas tinggi.
“Pelayanan itu harus prima. Perubahan zaman menuntut aparatur untuk tampil maksimal. Disdukcapil tidak bisa disamakan dengan instansi lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, wali kota juga menekankan bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari sikap dan tanggung jawab terhadap pekerjaan.
“Profesional berarti bertanggung jawab atas apa yang dikerjakan. Karakter seseorang mencerminkan nilai yang dianutnya. Jangan banyak utang dan jangan terlibat judi online. Kalau nilai-nilai ini diterapkan, Kota Madiun akan semakin baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap segala bentuk praktik yang bertentangan dengan nilai integritas, seperti suap dan penyalahgunaan jabatan.
Melalui kegiatan ini, orang nomor satu di Kota Madiun itu berharap sumber daya manusia yang ada di Disdukcapil dapat memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang bersih, berintegritas, dan responsif terhadap perubahan.
“Saya minta pelayanan terus ditingkatkan. Ke depan, Kota Madiun harus mendunia. Yang bisa mewujudkannya adalah masyarakat dan pegawai yang mau berubah mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya.
(bip/rat/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun