SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Dalam ajang Penghargaan Penyelenggaraan Nama Rupabumi Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025, Kota Madiun berhasil meraih juara pertama, mengungguli Kota Batu di posisi kedua dan Kota Surabaya di posisi ketiga.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/10). Sebelumnya, pada September lalu, tim juri telah melakukan penilaian lapangan di Kota Madiun untuk menilai inovasi dan implementasi tata nama rupabumi di daerah tersebut.
Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa wajah pembangunan Jawa Timur kini semakin paripurna maju dalam ekonomi, kuat dalam pendidikan, kaya dalam budaya, serta berdaya saing dalam teknologi. Semangat itu, ujarnya, sejalan dengan tema Hari Jadi ke-80, “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh.”
“Capaian kemajuan Jawa Timur adalah hasil agregat dari pertumbuhan yang terjadi di seluruh kabupaten dan kota di dalamnya,” ujar Khofifah. Ia juga mengapresiasi daerah-daerah yang menunjukkan komitmen kuat dalam penataan wilayah dan tata kelola nama rupa bumi.
Sementara itu, Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemkot Madiun dalam menata tata ruang kota secara tertib dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mewujudkan tata ruang yang tertib, pelayanan publik yang mudah diakses, serta pengembangan wisata unggulan. Semua ini kami lakukan agar Kota Madiun semakin nyaman dihuni dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” jelas Maidi.
Dalam ajang ini, Pemkot Madiun mengusung inovasi Sirupa (Sistem Informasi Rupabumi), sebuah aplikasi yang memuat metadata dan informasi geospasial Kota Madiun. Aplikasi tersebut mempermudah pengelolaan data rupa bumi sekaligus mendukung keterpaduan sistem informasi wilayah.
Penghargaan ini merupakan program perdana di Jawa Timur. Kota Madiun menjadi salah satu daerah yang dinilai siap dan proaktif dalam mendukung kebijakan nasional terkait penataan nama rupa bumi.
Penamaan rupa bumi, sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan tersebut, merupakan identitas dan bukti kedaulatan wilayah. Dengan penamaan yang jelas, setiap wilayah tercatat resmi berada di Indonesia, di Jawa Timur, dan di Kota Madiun. “Hal inilah yang kami dorong agar semua kabupaten/kota menata dan menertibkan nama-nama wilayahnya,” tutur Khofifah.
Prestasi ini sekaligus menegaskan peran Kota Madiun sebagai kota yang tertib tata ruang, adaptif terhadap teknologi, dan siap tumbuh bersama Jawa Timur menuju pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.
(ws hendro/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun