Anti Korupsi Tak Hanya Sebatas Slogan dan Janji, Jujurlah Kepada Diri Sendiri di Hadapan Illahi

PostHeaderIcon Wujudkan Pembangunan Pro Rakyat, Pemkot Madiun Gelar Musrenbang 2014

Pemerintah Kota Madiun Mengelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2015, Selasa (18/3) 2014, di Gedung Diklat Pemkot Madiun

Acara yang membahas Perencanaan pembangunan tahun 2015 ini memiliki nilai strategis yang tinggi karena pada tahun 2015 nanti akan memasuki tahun pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun Tahun 2014-2019, yang merupakan tahun transisi dimana proses penyusunan petencanaanya dilaksanakan secara pararel dan sinergis dengan penyusunan Dokumen perencanaan lima tahunan RPJMD Kota Madiun.

Hadir dalam acara , Kepala Bakorwil Madiun, Segenap Forum Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun, SKPD Se Kota Madiun,Lurah,LSM, dan instansi terkait lainya.

Di Hadapan peserta Musrenbang, Walikota Madiun menyampaikan Visi yang ingin dicapai lima tahun kedepan, yaitu terwujudnya masyarakat Madiun yang lebih maju dan lebih sejahtera. Pun juga disampaikan beberapa permasalahan yang perlu menjadi perhatian bersama terkait dengan pelaksanaan tahun pertama RPJMD 2014-2019, antara lain:

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, sehingga mampu mempercepat akses menjangkau seluruh lapisan masyarakat utamanya masyarakat kurang mampu, untuk diketahui bersama proram Jamkesmasta akan terus dilanjutkan

Peningkatan kualitas pendidikan sebagai upaya mewujudkan Kota Madiun sebagai Kota pendidikan, untuk diketahui di Kota Madiun sudah dilaksanakan Wajar 12 tahun, serta tahun ini aka nada beasiswa untuk mahasiswa

Peningkatan Kondisi ekonomi local, tingkat kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan yang terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat

Peningkatan dan Perawatan infrastruktur dan utilitas Kota serta kualitas lingkungan hidup

Kesinambungan Program-program pembangunan sebelumnya.

Mengakhiri sambutanya, Bambang Irianto berpesan agar benar-benar dalam Musrenbang kali ini dapat menjaring program dan kegiatan prioritas. Penentuan skala prioritas ini perlu dilakukan mengingat kemampuan daerah untuk membiayai pembangunan relative terbatas, sementara usulan masyarakat begitu banyak dan beragam. (Humas&Protokol)

 

PostHeaderIcon Tuntutan Jaman, KIM harus melek Tekhnologi Informasi

Melek tekhnologi Informasi  adalah suatu tuntutan. Perkembangan tekhnologi Informasi  yang semakin maju mengharuskan semua elemen bangsa ini faham dan tahu tentang tekhnologi informasi. Sebagai salah satu Komponen dari masyarakat yang mempunyai peran menyebarluaskan informasi pemerintah Kepada masyarakat, Kelompok Informasi masyarakat(KIM) juga dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan tekhnologi informasi.

Mengingat pentingnya Peran KIM di Kota Madiun,  hari ini  Selasa, (18/3) 2014, bertempat di Balaikota Madiun digelar Bimbingan Tekhnis yang diikuti oleh  Kelompok Informasi masyarakat Se-Kota Madiun, selama dua hari. Acara Tersebut dibuka oleh Walikota Madiun, Bambang irianto,SH,MM. Sebagai narasumber dari Bimbingan tekhnis ini Siswo Widodo, wartawan Antara dan Satmiko Redaktur Radar Madiun.

Dalam sambutanya, Walikota Madiun mengharapkan agar Bimbingan tekhnis ini dapat meningkatkan skill dan kemampuan KIM di tiap-tiap kelurahan. KIM harus mampu mengoptimalkan penggunaan media tekhnologi informasi, untuk penyampaian kemajuan-kemajuan pembangunan di wilayahnya. Kalau 27 KIM di masing-masing kelurahan sudah bisa mengakses tekhnologi informasi, capaian-capaian yang sudah kita raih selama ini, tidak hanya diketahui oleh warga Kota Madiun, tetapi juga masyarakat luas melalui akses internet.(Humas& Protokol)

 

PostHeaderIcon PEMKOT MADIUN GELAR LOMBA BERCERITA BAHASA INDONESIA UNTUK PELAJAR

Membangun minat dan budaya gemar membaca harus dimulai sejak dini, kebiasaan ini lebih efektif apabila ditanamkan pada anak-anak sedini mungkin, dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Madiun melalui Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Madiun dengan menyelenggarakan Lomba Bercerita Bahasa Indonesia Tingkat Sekolah Dasar, Lomba Uji Cerdas Tingkat SMU dan Lomba Perpustakaan Tingkat SD, SMP, SMA, se Kota Madiun Rabu (12/03/2014) di Halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Madiun.

Walikota Madiun, H. Bambang Irianto, SH, MM dalam sambutannya mengatakan, untuk menggalakkan gemar membaca, perlu penyediaan bahan pustaka yang mencakup segala lapisan masyarakat, maka diperlukan peningkatan kuantitas dan kualitas bahan pustaka, Pemerintah bersama masyarakat mempunyai kewajiban untuk menyediakan, memfaatkan perpustakaan karena perpustakaan sebagai sumber informasi dan sarana edmasi dan sarana edukasi bagasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Lebih lanjut Bapak Walikota Madiun menyampaikan selamat bertugas kepada dewan juri dalam melaksanakan tugasnya dalam memberikan penilaian agar seobyektif mungkin.

Sementara itu, Ketua Panitia selaku Kepaka Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Madiun menyebutkan, lomba diikuti 18 peserta utusan dari gugus SD/MI yang ada di Kota Madiun.

Dalam kesempatan yang sama Bapak Walikota Madiun juga memberikan piagam dan penghargaan kepada pemenang lomba perpustakaan sekolah yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2014. Adapun pemenang lomba perpustakaan adalah untuk tingkat SD juara 1 SDN Kartoharjo 01 Madiun, juara 2 SDN Nambangan Kidul 3 Madiun, juara 3 SDN Nambangan Lor 01 Madiun. Untuk tingkat SMPN juara 1 SMPN 3 Madiun, juara 2 SMPN 5 Madiun, juara 3 SMPN 4 Madiun sedangkan untuk tingkat SMAN/SMKN juara 1 SMAN 4 Madiun, juara 2 SMAN 3 Madiun, SMAN 2 Madiun.

 

PostHeaderIcon TANAMKAN 4 PILAR KEBANGSAAN, PEMKOT MADIUN GELAR PEMBINAAN WAWASAN KEBANGSAAN

Perkembangan Tekhnologi dan informasi merupakan sebuah keniscayaan, dunia seakan tidak berbatas. Berbagai fakta dan fenomena yang berkembang akhir-akhir ini telah menunjukkan kepada kita semua, akan adanya kemerosotan mental dan erosi wawasan kebangsaan.

Tiap-tiap elemen bangsa kini sudah apatis, tidak mau melihat kondisi tetangga lagi, tapi hanya mementingkan kepentingan individu, serta lupa jika Negara Indonesia dibangun atas dasar kebersamaan dan keberagaman, hal ini disampaikan oleh Walikota Madiun, Bambang Irianto dalam acara sosialisasi kegiatan peningkatan pembinaan wawasan kebangsaan dan bela Negara yang dihadiri oleh pelajar SMA/SMK Se Kota Madiun , di gedung diklat Pemkot Madiun, Selasa(11/3) 2014.

Pada hakekatnya, situasi dan kondisi yang kita hadapi saat ini tidaklah berbeda dengan era awal abad 21. Musuh yang kita hadapi sekarang adalah ketertinggalan kita di berbagai bidang dari Negara-negara yang sudah maju. Disadari atau tidak, saat ini kita telah dijajah oleh bangsa lain lewat pengaruh budaya, ekonomi,sosial dan tekhnologi, ungkap Bambang irianto.

Bambang irianto, juga menekankan untuk selalu memegang teguh empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika,dan NKRI menjadi pegangan kita dalam hidup berbangsa, bernegara dan bermasyarakat di tanah air kita tercinta Indonesia. (Humas & Protokol)