Penilaian Adipura Kencana, Pemkot Madiun Terima Dewan Adipura
Kota Madiun, kemarin(20/5) menerima dewan Adipura Nasional yang melakukan penilaian lapangan secara langsung. Sebagai kota yang telah 7 kali berturut-turut menyandang gelar Adipura, Kota Madiun masuk 3 besar daftar nominasi Adipura Kencana. Seperti diketahui bersama, Piala Adipura Kencana merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup bagi kota yang memiliki skor tertinggi dan pada tahun sebelumnya telah mendapatkan Piala Adipura.
Walikota Madiun, H. Bambang Irianto mengatakan berbagai terobosan telah dilakukan dinas terkait dalam proses pengelolaan sampah. Hal itu dilakukan agar sampah yang ada di kota Madiun tidak menjadi bumerang bagi anak cucu kita. “ Pengelolaan sampah telah dilakukan, diantaranya dengan komposting. Selain itu, terobosan juga dilakukan oleh pelajar Kota Madiun dengan mengolah limbah sampah menjadi bahan bakar,” kata Bapak Walikota Madiun, disela-sela acara Pemaparan Materi Non Fisik Adipura Kencana Tahun 2012/2013 di R 13 Pemkot Madiun. Walikota Madiun juga berharap Kota Madiun dapat meraih penghargaan tertinggi di bidang kebersihan setelah dilakukannya pengecekan lapangan oleh dewan adipura.
Sementara itu, Dewan Adipura , Syahrul Udjud mengungkapkan kebanggaanya terhadap Kota Madiun. Menurutnya, Kota Madiun merupakan kota yang indah dan sejuk karena proses penghijauan dengan keberadaan pohon yang ada di pinggir jalan telah dilakukan. Selain itu, di tiap tepi jalan tidak ditemukan sampah dalam bentuk apapun. “Keindahan dan kebersihan yang dimiliki Kota Madiun, membuat pendatang jadi merasa betah tinggal disini. Orang yang ingin membuang sampah di sembarang tempat pun jadi merasa sungkan untuk melakukannya,” tegas Mantan Walikota Padang masa bhakti 1983-1993 itu. Ditambahkan Syahrul Udjud yang juga merupakan seorang jaksa itu, melalui penghargaan adipura paling tidak ada dua hal yang menjadi poin penting. Yakni, konsistensi dan estetika. Melalui konsistensi, kebersihan yang ada di setiap kota tetap terjaga tanpa peduli adanya penilaian. Sedangkan estetika, merupakan simbol keindahan kota yang telah ditata sedemikian rupa.
Sri Murniati Jamaludin yang juga merupakan dewan adipura menambahkan, tingkat partisipasi masyarakat Kota Madiun dalam menjaga kebersihan lingkungan cukup tinggi. Terbukti dari beberapa lokasi yang menjadi jujugan penilaian dewan adipura. “ Toilet yang ada di Pasar Besar Madiun misalnya terlihat bersih. Juga, tidak ditemukan sampah berserakan di dalam pasar,” sahut Sri Murniati. Ditambahkan oleh wanita berkacamata itu, kebersihan Pasar Besar Madiun merupakan poin penting dalam penilaian adipura kencana ini. (Bagian Humas dan Protokol)
|

