Tinjau Pelatihan Barista Tingkat Lanjut, Plt Wali Kota Harap Ada Forum Barista dan Ekosistem Kopi di Kota Madiun ke Depan

Tinjau Pelatihan Barista Tingkat Lanjut, Plt Wali Kota Harap Ada Forum Barista dan Ekosistem Kopi di Kota Madiun ke Depan
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 09 Sep 2026
  • 25 kali dilihat

Tinjau Pelatihan Barista Tingkat Lanjut, Plt Wali Kota Harap Ada Forum Barista dan Ekosistem Kopi di Kota Madiun ke Depan

MADIUN – Pelatihan di Kota Madiun tak hanya bagi pemula. Namun, pelatihan tingkat lanjutpun mengemuka. Seperti pelatihan peningkatan daya saing pelaku usaha kopi dan barista ini. Peserta bukan pemain baru. Tetapi mereka yang sudah berkecimpung dan memiliki skill di dunia perkopian. Bertempat di Holy Café, pelatihan semakin terkesan karena ditinjau Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, Rabu (9/9).


‘’Hari ini dari teman-teman Disnaker, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Madiun bikin upskill barista. Pesertanya barista yang sudah punya skill. Artinya, kemampuan mereka terus di-upgrade,’’ kata Plt wali kota.


Peserta, lanjut Plt wali kota, diharapkan semakin berkembang dengan hadirnya pelatihan tingkat lanjutan tersebut. Tak hanya itu, Plt wali kota juga berharap ke depan para peserta dan pelaku usaha kopi lainnya memiliki suatu wadah. Baik forum maupun komunitas. Hal itu penting dengan harapan akan terbentuk ekosistem kopi di Kota Madiun. Dengan begitu para pelaku kopi bisa saling mengembangkan potensi diri secara mandiri. 


“Jangan sampai berhenti di pelatihan-pelatihan ini saja. Ke depan saya berharap para pelaku kopi ini bikin komunitas atau forum,” ungkapnya.


Hal itu cukup memungkinkan apalagi ada banyak pelaku kopi di Kota Pendekar. Selain itu juga banyak cafe dan tempat nongkrong yang berbasis minuman kopi. Hadirnya ekosistem tersebut tentu memberikan banyak manfaat. Selain untuk pengembangan skill dari pertukaran ilmu, ekosistem juga diharapkan bisa mendatangkan penikmat kopi dari berbagai daerah. Hal itu tentu juga menyimpan potensi ekonomi yang besar. Apalagi, kopi tak hanya minuman semata. Namun, sudah menjadi tren saat ini.


“Yang terpenting bagaimana membangun ekosistemnya. Dengan begitu skill teman-teman pelaku kopi ini akan naik dengan saling bertukar ilmu di dalam komunitas,” harapnya.


Plt wali kota juga berharap dari komunitas pelaku kopi tersebut juga mengemuka ide event-event menarik. Pemerintah Kota Madiun bakal hadir dengan support anggaran kegiatannya. Hadirnya event tentunya juga menjadi media promosi daerah. Harapannya, Kota Madiun semakin dikenal luas. Tidak hanya dari pecel, pencak silat, maupun industri kereta apinya. Tetapi juga dari dunia perkopiannya.


“Harapan ada gebrakan atau event yang diinisiasi teman-teman barista ini. Tidak hanya lokal tetapi juga orang-orang luar supaya tahu bagaimana ekosistem di Kota Madiun. Nanti pemerintah yang akan support anggarannya,” pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

Awak Sigap