Komitmen Kembangkan Pariwisata, Plt Wali Kota Madiun Gelar Audiensi Bersama Praktisi Industri Kreatif

Komitmen Kembangkan Pariwisata, Plt Wali Kota Madiun Gelar Audiensi Bersama Praktisi Industri Kreatif
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 26 Aug 2026
  • 95 kali dilihat

Komitmen Kembangkan Pariwisata, Plt Wali Kota Madiun Gelar Audiensi Bersama Praktisi Industri Kreatif

MADIUN – Pengembangan pariwisata Kota Madiun terus didorong melalui penguatan potensi budaya, kuliner, dan industri kreatif. Hal tersebut menjadi bahasan dalam audiensi Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama praktisi industri kreatif Nathan Santoso bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Budparpora) Kota Madiun.


Pertemuan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan untuk melihat potensi Kota Madiun secara lebih luas. Nathan Santoso yang juga memiliki pengalaman sebagai praktisi di bidang industri dan ekonomi kreatif diajak melihat langsung berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari cerita besar pariwisata Kota Madiun.


Sejumlah potensi budaya hingga kuliner menjadi bagian yang dibahas. Salah satunya kekayaan makanan dan minuman berbasis fermentasi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan pengetahuan serta teknologi tradisional yang telah berkembang sejak lama. Potensi tersebut dapat dikemas menjadi daya tarik sekaligus cerita yang memperkuat karakter pariwisata daerah.


Plt walikota mengatakan pengembangan pariwisata perlu memiliki narasi besar yang mampu menghubungkan berbagai potensi di Kota Madiun. Mulai dari sejarah, budaya, pariwisata, hingga industri makanan dan jajanan khas perlu dirangkai dalam satu cerita yang utuh. “Kota Madiun ini ingin menjadi hub wisata,” ujarnya.


Konsep tersebut menempatkan Kota Madiun bukan hanya sebagai tujuan akhir wisatawan, tetapi juga sebagai titik penghubung perjalanan menuju berbagai destinasi lain. Posisi strategis tersebut dinilai dapat menjadi peluang untuk mengembangkan paket dan pengalaman wisata yang menghubungkan Madiun dengan sejumlah destinasi besar, termasuk kawasan Borobudur dan Bali.


Dalam prosesnya, Nathan juga diajak melihat langsung sejumlah potensi dan karakter Kota Madiun. Hal tersebut penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh sebelum menyusun narasi payung yang nantinya dapat menjadi pijakan dalam pengembangan berbagai kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif.


Plt walikota berharap melalui audiensi tersebut dapat menghasilkan arah pengembangan yang semakin jelas dan mampu mengangkat keunikan Kota Madiun. “Kuncinya bagaimana menggabungkan apa yang ada di Kota Madiun,” katanya. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, praktisi, dan pelaku ekonomi kreatif, potensi lokal diharapkan dapat dikemas lebih menarik sekaligus memperkuat posisi Madiun sebagai hub wisata.

(Dspp/kus/diskominfo)

Awak Sigap