Padhang Mbranang 2026 Resmi Dibuka, Plt Harap Jadi Ekosistem Ekonomi Kreatif Sekaligus Ruang Temu Seni dan Teknologi

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 25 Jul 2026

Padhang Mbranang 2026 Resmi Dibuka, Plt Harap Jadi Ekosistem Ekonomi Kreatif Sekaligus Ruang Temu Seni dan Teknologi

MADIUN – Event Padhang Mbranang 2026 resmi dimulai. Event perpaduan seni dan teknologi tersebut dibuka Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, Jumat (24/7) malam. Bertempat di Balai Kota Madiun berbagai kegiatan pun tersaji. Salah satunya, kompetisi video mapping tingkat Asia Tenggara. Hadirnya event ini diharap menjadi penggerak ekosistem ekonomi kreatif sekaligus jadi ruang temu pelaku seni dan teknologi.

‘’Alhamdulillah malam hari ini kita buka event Padhang Mbranang 2026. Ada 36 peserta tetapi yang masuk final 15 video. Ada dari berbagai universitas, tetapi ada satu dari SMAN 1 Kota Madiun. Saya senang, semoga bisa menarik yang lain ke depan,’’ kata Plt wali kota. 

Puluhan peserta tersebut sejatinya ada yang datang dari luar negeri. Sayang, video yang mereka daftarkan tak lolos seleksi. Dewan juri yang dihadirkan juga tak kaleng-kaleng. Tiga juri berasal dari bandung dan satu panelis dari negeri Jiran Malaysia. Berbagai video mapping menarik pun tersaji dengan dinding Balai Kota Madiun sebagai kanvasnya. 

‘’Ini merupakan peluang untuk bisa menarik masyarakat khususnya yang muda-muda. Saya lihat anak-anak muda banyak yang tertarik untuk ngulik video mapping,’’ imbuhnya. 

Padhang Mbranang 2026 merupakan event rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Dinamai Padhang Mbranang agar selaras dengan tema hari jadi Madiun Berkilau. Mbranang merupakan merah menyala yang dimaknai semangat yang harus terus mengggelora. Tak hanya memacu semangat, Padhang Mbranang juga sekaligus doa untuk Kota Madiun yang lebih cerah lagi ke depannya.  

‘’Sehingga hari ini kami ingin memberikan sebuah cahaya harapan ke depan. Kita memiliki cita-cita di 2030 untuk maju mendunia. Ini semuanya terkait cahaya yang manggambarkan masa depan yang cerah sekaligus doa,’’ ungkapnya.

Event Padhang Mbranang tak hanya kompetisi video mapping. Namun, dalam event yang berlangsung tiga hari ini juga menyajikan pengalaman seni digital hingga workshop atau pelatihan-pelatihan. Karenanya, keberadaan event bukan hanya hiburan tetapi juga menyuguhkan pengalaman dan edukasi. 

‘’Di koridor PSC juga tersaji sebuah digital art experience ini sumbangan dari teman-teman studio kreatif dari berbagai daerah. Atas nama Pemerintah Kota Madiun, saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang terlibat,’’ pungkasnya. (dspp/bip/agi/diskominfo)

  • Bagikan: