MADIUN – Alun-Alun Kota Madiun berubah menjadi arena pertarungan saat IBCA MMA Wali Kota Cup 2026 resmi dibuka oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Jumat (24/7). Kejuaraan bela diri campuran yang digelar secara terbuka itu menjadi yang pertama di Kota Madiun dan diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Plt Wali Kota mengungkapkan kejuaraan tersebut berawal dari audiensi komunitas petarung yang datang membawa semangat sekaligus prestasi. Menurutnya, para atlet telah membuktikan kemampuan mereka dengan mengharumkan nama Kota Madiun di berbagai kejuaraan sehingga layak mendapatkan ruang untuk berkembang.
Ia pun menantang komunitas tersebut agar tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga berani menyelenggarakan event berskala besar di Kota Madiun. Tantangan itu disambut positif hingga akhirnya terwujud melalui IBCA MMA Wali Kota Cup 2026 dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Madiun dan lebih dari 20 sponsor.
“Kalau olahraga diadakan di alun-alun saya yakin penontonnya ramai. Kalau ramai, PKL juga laris. Itu yang saya harapkan. Pemkot siap mendukung agar MMA bisa menjadi sport tourism andalan Kota Madiun,” ujar F. Bagus Panuntun.
Menurutnya, MMA merupakan salah satu cabang olahraga yang tengah berkembang dan memiliki banyak penggemar. Karena itu, penyelenggaraan di ruang terbuka dipilih agar masyarakat lebih dekat dengan olahraga tersebut sekaligus mengenal berbagai disiplin bela diri yang dipertandingkan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Ramainya penonton diyakini mampu meningkatkan aktivitas perdagangan sekaligus memperkuat citra Kota Madiun sebagai kota yang ramah terhadap penyelenggaraan event olahraga.
Plt Wali Kota juga berpesan kepada panitia agar menjaga kualitas penyelenggaraan sehingga kejuaraan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses. Ia berharap dari ajang ini lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Madiun di tingkat nasional maupun internasional serta menjadikan MMA sebagai salah satu daya tarik sport tourism di Kota Pendekar.
(Rams/ws hendro/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun