MADIUN – Upaya membangun masyarakat yang kreatif sekaligus peduli lingkungan terus diperkuat Pemerintah Kota Madiun. Komitmen tersebut tercermin dalam dua audiensi yang dipimpin Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Balai Kota Madiun, Senin (29/6), terkait pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kesadaran pengelolaan sampah.
Dalam audiensi pertama, Plt Wali Kota menerima paparan dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian terkait pelaksanaan Teras Kriya yang akan digelar di Gedung Dekranasda Kota Madiun pada 3–5 Juli mendatang. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun tersebut disiapkan sebagai sarana promosi produk unggulan daerah sekaligus memperkenalkan lebih dekat keberadaan Dekranasda kepada masyarakat.
Melalui Teras Kriya, masyarakat akan diajak mengenal beragam produk kerajinan, batik, dan hasil karya pelaku usaha lokal. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas jejaring dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas.
Sementara itu, dalam audiensi kedua, Plt Wali Kota menerima paparan dari Dinas Lingkungan Hidup terkait rencana gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang akan dipusatkan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Kegiatan tersebut dirancang melibatkan sekitar 2.600 peserta dari berbagai unsur masyarakat sebagai upaya membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan kota.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan bahwa kedua agenda besar tersebut bermuara pada satu tujuan yakni memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan Kota Pendekar.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan Kota Madiun. Baik melalui kreativitas, pemberdayaan ekonomi, maupun kepedulian terhadap lingkungan, semuanya menjadi modal penting untuk mewujudkan kota yang semakin maju dan nyaman bagi semua," ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar setiap program mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.
Sebagai informasi, event Teras Kriya dipastikan berlangsung pada 3–5 Juli mendatang. Adapun rencana gerakan Pilah Sampah dari Rumah masih dalam tahap pematangan lebih lanjut, termasuk penyesuaian jadwal pelaksanaannya sebelum resmi digelar di kawasan PSC. (bip/im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun