Sinkronisasi Program Sekaligus Percepatan Pembangunan, Plt Wali Kota Wajibkan OPD Paparkan Rencana Kegiatan Tahun Depan

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 18 Jun 2026

Sinkronisasi Program Sekaligus Percepatan Pembangunan, Plt Wali Kota Wajibkan OPD Paparkan Rencana Kegiatan Tahun Depan

MADIUN – Program pembangunan kudu berjalan optimal. Karenanya, dalam perencanaan juga harus maksimal. Seperti rencana pembangunan untuk tahun anggaran 2027 mendatang. Meski masih tahun depan, perencanaannya sudah dimulai dari sekarang. Nah, Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun tak ingin program pembangunan di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan tanpa arah yang tepat. 


Karenanya, Plt wali kota mewajibkan setiap OPD memaparkan rencana program hingga sub kegiatan untuk dievaluasi bersama. Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menjadi OPD pertama yang memaparkan rencana kegiatannya di hadapan Plt Wali Kota F Bagus Panuntun. Pemaparan berlangsung di ruang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rabu (17/6).


 ‘’Sekarang itu dalam mempersiapkan pembangunan saya minta seluruh OPD untuk memaparkan dulu apa yang nanti akan dilakukan. Baik program sampai sub kegiatannya,’’ kata Plt wali kota. 


Hal itu bukan tanpa alasan. Plt wali kota menyebut pembangunan harus sesuai dengan perencanaan sekaligus linear dengan visi-misi kepala daerah. Plt wali kota menambahkan program OPD juga wajib mengikuti dinamika yang ada. Karenanya, melalui pemaparan tersebut bisa langsung dilakukan perubahan untuk menyesuaikan dinamika yang mengemuka di lapangan. 


‘’OPD hari ini tidak bisa jalan sendiri-sendiri, harus jalan sesuai rencana. Selain itu, program OPD juga harus bisa menyesuaikan atau mengikuti dengan dinamika di lapangan baik yang infrastruktur maupun non infrastruktur,’’ tegasnya. 


Plt Wali Kota F Bagus Panuntun sengaja mendahulukan Bapperida dan BKAD untuk pemaparan. Pasalnya, Bapperida merupakan OPD yang mengampu perencanaan besar. Sementara BKAD terkait urusan penganggarannya. Plt wali kota tak ingin kegiatan hanya sekedar copy-paste dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, mengikuti dinamika di lapangan. Karenanya, besaran anggaran nantinya juga dinamis.


‘’Kalau dulu urusan anggaran dari tahun ke tahun hampir sama. Ini besar kemungkinan kegiatannya copy-paste. Sekarang, semua anggaran berdasar kebutuhan dan perencanaan. Jadi bisa berubah sesuai dinamika,’’ ungkapnya.


Kegiatan pemaparan ini akan dilakukan secara estafet. Setelah Bapperida dan BKAD, kegiatan pemaparan akan dilanjutkan untuk Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, dan terakhir Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang dijadwalkan malam nanti. (rams/agi/diskominfo)