Buka Bimtek Jitupasna dan R3P, Plt Wali Kota Tekankan Perencanaan Pascabencana Harus Detail dan Tepat Sasaran

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 17 Jun 2026

Buka Bimtek Jitupasna dan R3P, Plt Wali Kota Tekankan Perencanaan Pascabencana Harus Detail dan Tepat Sasaran

MADIUN - Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun membuka Bimbingan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun di Kayana Ballroom Votel Kartika, Rabu (17/6).


Kegiatan tersebut diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, mulai dari BPBD, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, DPUPR hingga DKPP. Bimtek digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan perangkat daerah dalam menyusun kajian kebutuhan serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi setelah terjadi bencana.


Dalam sambutannya, Plt Wali Kota menegaskan bahwa pengkajian kebutuhan pascabencana menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan dan menentukan langkah penanganan yang tepat bagi masyarakat terdampak.


Menurutnya, proses pendataan dan pengkajian harus dilakukan secara cermat agar bantuan maupun program rehabilitasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Hal itu penting karena kondisi masyarakat pascabencana umumnya berada dalam situasi yang sulit dan membutuhkan penanganan yang cepat serta tepat sasaran.


“Kegiatan ini penting karena menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah pascabencana. Apa yang dibutuhkan masyarakat harus benar-benar dipersiapkan sesuai aturan dan didasarkan pada data yang akurat,” ujar Bagus.


Plt juga mengapresiasi kinerja BPBD Kota Madiun yang selama ini dinilai responsif dalam menangani berbagai kejadian kebencanaan. Ia menilai koordinasi dan kolaborasi yang dibangun BPBD bersama perangkat daerah lainnya sudah berjalan baik sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.


Meski potensi bencana di Kota Madiun tergolong rendah, Plt mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya dengan tidak membuang sampah ke sungai serta saling mengingatkan demi mencegah terjadinya banjir. Ia juga meminta BPBD untuk menyusun perencanaan dan pengkajian pascabencana secara detail agar setiap langkah penanganan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

(ws hendro/kus/diskominfo)