MADIUN – Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyambut kepulangan 225 jamaah haji Kloter 22 asal Kota Madiun di Asrama Haji Kota Madiun, Minggu (7/6) dini hari. Dalam kesempatan tersebut, Plt wali kota mengajak para jamaah untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat.
Kepulangan para jamaah disambut penuh syukur oleh keluarga yang telah menanti sejak malam hari. Suasana haru turut mewarnai proses penyambutan setelah para jamaah berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali ke Kota Madiun.
Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
"Selamat datang kembali di Kota Madiun. Semoga seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan senantiasa diberikan kesehatan," ujarnya.
Plt Wali Kota juga menekankan bahwa ibadah haji tidak hanya menjadi pencapaian spiritual pribadi, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Terapkan nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji dan jadikan hal itu sebagai bekal untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," tambahnya.
Usai penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan yang diwakili salah satu jamaah haji. Prosesi tersebut ditandai dengan penyerahan seragam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) sebagai simbol kebersamaan dan silaturahmi antarsesama jamaah setelah menunaikan ibadah haji.
Berdasarkan data dari panitia penyelenggara ibadah haji, Kloter 22 asal Kota Madiun awalnya berjumlah 227 jamaah. Sebanyak 225 jamaah telah kembali ke tanah air dengan selamat. Sementara itu, satu jamaah atas nama H. Jurianto meninggal dunia di Mekkah, dan satu jamaah lainnya masih menjalani perawatan medis di Jeddah.(dspp/im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun