Gelar Rakor Penanggulangan TBC, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Skrining dan Validasi Data Diperkuat

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 20 May 2026

Gelar Rakor Penanggulangan TBC, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Skrining dan Validasi Data Diperkuat

MADIUN - – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat upaya percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC). Hal itu dibahas dalam Sosialisasi Public Private Mix dan Tim Percepatan Penanggulangan TBC Kota Madiun yang digelar di Kecamatan Taman, Rabu (20/5).


Kegiatan tersebut dihadiri Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama jajaran Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi, hingga lintas sektor terkait.


Dalam sambutannya, Plt Wali Kota menyampaikan bahwa penanganan TBC menjadi perhatian serius pemerintah karena termasuk salah satu program prioritas Presiden di bidang kesehatan. Karena itu, diperlukan langkah preventif yang didukung data valid agar intervensi penanganan bisa dilakukan secara tepat sasaran.


“Data harus valid supaya penanganannya jelas. Kalau nanti sudah ada temuan kasus, kita akan lakukan skrining wilayah menggunakan portable X-Ray dari Kementerian Kesehatan. Penanganan TBC ini harus dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.


Ia juga meminta Dinas Kesehatan menargetkan penurunan kasus TBC melalui pemeriksaan rutin dan penguatan skrining di wilayah yang telah dipetakan sebagai kantong kasus TBC. Salah satunya melalui pemeriksaan mantoux serta dukungan skrining lapangan menggunakan portable X-Ray yang saat ini difasilitasi pemerintah pusat dan ditempatkan di RSUD Kota Madiun.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada tahun 2026 diperkirakan terdapat 1.312 kasus TBC di Kota Madiun. Namun hingga saat ini baru ditemukan 343 kasus atau sekitar 26 persen. Sementara keberhasilan pengobatan TBC di Kota Madiun mencapai 96 persen, sehingga pengobatan yang diberikan pemerintah dinilai efektif.


Melalui rakor tersebut, Pemkot Madiun juga mendorong sinergi lintas sektor mulai dari OPD, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, hingga pemerintah kelurahan agar percepatan eliminasi TBC dapat berjalan lebih optimal.

(bip/kus/diskominfo)