MADIUN – Sarana dan prasarana pendidikan harus baik. Hal itu penting guna mengoptimalkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Upaya menghadirkan sarpras yang jempolan itu juga terus dilakukan pemerintah. Terbaru ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang meresmikan program Revitalisasi, Rehabilitasi, dan Pembangunan Sarpras SMA/SMK dan SLB wilayah Madiun-Ngawi dan Ponorogo-Magetan. Prosesi berjalan khidmat di SMAN 2 Kota Madiun, Kamis (12/3) sore. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun turut hadir mendampingi peresmian.
‘’Yang sudah diresmikan ada 385 se-Jawa Timur. Masih ada tiga titik yang belum dan masih akan kita cari waktu bersama-sama,’’ kata gubernur.
Untuk di Kota Madiun, ada sembilan sekolah yang mendapat bantuan ini. Total anggarannya mencapai Rp 3 miliar lebih. Bentuk bantuannya beragam. Ada yang revitalisasi atau rehabilitasi kamar mandi sekolah, ruang kelas, maupun pembangunan sarpras baru. Gubernur mengajak seluruh kepala sekolah untuk berkomitmen menjaga dan merawat apa yang sudah baik tersebut. Hal itu penting demi mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar.
‘’Harus berkomitmen menjag ruang tumbuh belajar agar sarana bisa dirasakan dan suasana belajar yang kondusif bisa dirasakan murid-murid dan guru,’’ ungkapnya.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun pun mendukung penuh program pemerintah tersebut. Pemerintah Kota Madiun juga terus berupaya menghadirkan sarpras belajar yang lengkap dan menyesuaikan tantangan zaman. Seperti bantuan laptop bagi siswa dan guru serta akses internet gratis di tiap ruang kelas. Hal itu penting untuk menjawab tantangan era digitalisasi saat ini.
‘’Ini adalah program yang baik dan tentu Pemerintah Kota Madiun mendukung bahkan kita juga berupaya menghadiran sarpras yang lengkap untuk mendukung KBM (kegiatan belajar-mengajar) anak-anak kita,’’ ujarnya. (dspp/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun