Perkuat Disiplin ASN dan Peran Kelurahan, Pemkot Madiun Gelar Pembinaan di Kecamatan Kartoharjo

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 13 Mar 2026

Perkuat Disiplin ASN dan Peran Kelurahan, Pemkot Madiun Gelar Pembinaan di Kecamatan Kartoharjo

MADIUN – Sinergi, kedisiplinan, serta pemahaman administrasi aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan dinilai perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung arah pembangunan Kota Madiun yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Hal tersebut disampaikan oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat memberikan arahan dalam kegiatan pembinaan perangkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Kartoharjo dengan tema kedisiplinan ASN dalam kinerja dan administrasi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kartoharjo, Kamis (12/3).


Dalam arahannya, Plt wali kota menegaskan bahwa penyesuaian jam kerja selama Ramadan tidak boleh memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Bulan puasa ini jam kerja memang berkurang, tetapi kualitas kerja jangan berkurang. Di tingkat kelurahan tugasnya jelas, yaitu memberikan layanan pemerintahan sekaligus menjalankan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, Plt wali kota juga menekankan pentingnya pemahaman perangkat kelurahan terhadap arah pembangunan Kota Madiun. Hal tersebut dinilai penting agar setiap program yang dijalankan di tingkat wilayah selaras dengan prioritas pembangunan daerah.


“Saya ingin camat dan lurah benar-benar turun ke lapangan. Seluruh tim di kelurahan wajib tahu arah pembangunan Kota Madiun sehingga pembangunan yang dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.


Pemerintah Kota Madiun saat ini juga mendorong perubahan pola pembangunan yang lebih melibatkan masyarakat, dengan kelurahan sebagai pintu masuk utama perencanaan pembangunan. Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya data yang akurat untuk mendukung penanggulangan kemiskinan. 


Ke depan, Pemkot Madiun juga berencana membangun command center untuk mengintegrasikan data pembangunan secara real time. Selain itu, setiap kelurahan juga didorong menggali potensi wilayah, termasuk pengembangan wisata berbasis potensi lokal.


“Semoga apa yang kita cita-citakan untuk Kota Madiun dapat berjalan lancar melalui peran kita sebagai penyelenggara pemerintahan, sehingga pembangunan daerah dapat terwujud hingga tahun 2030,” pungkasnya.

(Bip/rat/diskominfo)