Pengurus MUI Kota Madiun 2025–2030 Dikukuhkan, Plt Wali Kota Dorong Sinergi Peningkatan SDM

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 13 Mar 2026

Pengurus MUI Kota Madiun 2025–2030 Dikukuhkan, Plt Wali Kota Dorong Sinergi Peningkatan SDM

MADIUN – Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Sabtu (14/3). Pada kesempatan tersebut, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun juga ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Madiun. Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat dan turut dihadiri perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Timur serta jajaran pengurus MUI Provinsi Jawa Timur.


Dalam kepengurusan yang baru, Miftahul Huda kembali dipercaya memimpin sebagai Ketua Umum MUI Kota Madiun bersama jajaran pengurus dan anggota komisi. Prosesi pengukuhan ditandai dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol dimulainya masa pengabdian kepengurusan MUI Kota Madiun periode 2025–2030.


Ketua Umum MUI Kota Madiun, Miftahul Huda, menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa keberkahan bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa MUI akan segera menyusun program kerja yang akan dijalankan dalam waktu dekat.


“Kami memohon doa agar pengurus MUI yang baru ini mendapatkan ridho dari Allah dan dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Setelah dikukuhkan, kami akan segera menyusun program-program kerja MUI serta menjalin silaturahmi dengan dewan pertimbangan agar dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan Kota Madiun,” ujarnya.


Sementara itu, Plt wali kota menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan MUI ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, program-program MUI diharapkan dapat berjalan sejalan dengan arah pembangunan Kota Madiun, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.


“Setelah pengukuhan ini tentu MUI akan menyusun berbagai program kerja. Harapannya program tersebut selaras dengan rencana pembangunan Kota Madiun, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.


Plt wali kota juga berharap kepengurusan MUI yang baru mampu memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Madiun serta berbagai organisasi kemasyarakatan, sehingga program yang dijalankan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.


Ia menambahkan, Pemerintah Kota Madiun saat ini tengah fokus menjalankan sejumlah prioritas pembangunan, yakni penguatan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, ketenteraman masyarakat, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta pengembangan inovasi daerah. Dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia, peran MUI dinilai sangat strategis, terutama melalui berbagai kegiatan pendidikan, dakwah, dan pembinaan keagamaan di masyarakat.


Dengan kepengurusan yang baru, MUI Kota Madiun diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan umat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung terwujudnya Kota Madiun yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.

(Bip/rat/diskominfo)