MADIUN – Pemerintah Kota Madiun mulai mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto. Persiapan tersebut di bahas saat rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di Balai Kota, Kamis (12/3). Konsep pengembangan kawasan sesuai dengan kebutuhan lapangan sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, kajian awal sebenarnya sudah dilakukan oleh tim dari Bappeda. Namun, pemerintah tetap melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kesesuaian antara desain perencanaan dengan kondisi terbaru di lokasi.
“Bogowonto sudah dikaji oleh teman-teman dari Bappeda. Tapi kita tetap melihat langsung di lapangan, apakah desain yang sudah disusun itu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, hasil peninjauan tersebut menunjukkan adanya beberapa kemungkinan perubahan konsep. Penyesuaian ini dilakukan agar kawasan Bogowonto dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai penggerak ekonomi baru di Kota Madiun.
“Bogowonto ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pertumbuhan dan perputaran ekonomi di salah satu kawasan Kota Madiun,” jelasnya.
Meski demikian, Plt Wali Kota Madium memberi sedikit gambaran yang di persiapkan. Dengan bahwa konsep penataan kawasan yang nantinya akan memiliki cerita atau nilai historis tertentu.
“Pokoknya ada perubahan. Kalau sebuah kawasan itu bercerita, pasti ada cerita sejarahnya,” tambahnya. (bip/im/diskominfo)
Highlight:
• Pemerintah Kota Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto melalui rapat bersama Bappeda untuk memastikan rencana penataan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Forum tersebut digelar di Balai Kota, Kamis (12/3).
• Penataan kawasan Bogowonto diarahkan agar mampu dimanfaatkan secara maksimal sebagai salah satu penggerak pertumbuhan dan perputaran ekonomi di Kota Madiun.
• Pemerintah juga membuka kemungkinan adanya perubahan konsep agar kawasan tersebut lebih relevan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.
- - “Bogowonto sudah dikaji oleh teman-teman dari Bappeda. Tapi kita tetap melihat langsung di lapangan, apakah desain yang sudah disusun itu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada,” ujar Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun.
• Konsep baru yang disiapkan akan menghadirkan nuansa historis sehingga kawasan memiliki cerita dan identitas yang kuat.
Caption :
Pemkot Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto melalui rapat bersama Bappeda di Balai Kota, Kamis (12/3). Rapat ini dilakukan guna memastikan kesesuaian antara desain perencanaan dengan kondisi terbaru di lapangan sekaligus memaksimalkan potensi kawasan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun.
Ke depannya, kawasan Bogowonto juga disiapkan dengan konsep baru yang menghadirkan nuansa historis. Penataan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat identitas kawasan, tetapi juga menjadikannya ruang kuliner yang menarik dan memiliki cerita bagi masyarakat maupun pengunjung.
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun