MADIUN – Kebahagiaan lansia menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan manusia di Kota Madiun. Hal ini terlihat saat Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, membuka secara resmi Pesantren Kilat Ramadhan untuk lansia Sabtu (21/2) di Masjid Raudlatul Jannah, Bumi Semendung.
Acara rutin ini merupakan agenda tahunan dari Salimah
(Persaudaraan Muslimah) Kota Madiun, yang kali ini diikuti 165 lansia dari 5
Sekolah Lansia Salimah. Kegiatan kali ini mengusung tema “Lansia Bahagia di
Bulan Mulia” Tahun 1447 H.
Kegiatan sehari penuh ini mencakup senam relaksasi, dzikir,
tausiah dari ustad, serta tadarus Juz 30 dan di tutup dengan sholat dzuhur
berjamaah. Kegiatan ini tidak hanya menjaga kesehatan fisik dan spiritual
lansia, tetapi juga mendorong interaksi sosial dan produktivitas mereka.
Aktivitas ini menjadi bukti bahwa lansia tetap bisa aktif, bahagia, dan
berperan dalam masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
Melihat antusiasme para lansia, Plt Wali Kota menekankan
bahwa keberhasilan kegiatan ini juga tercermin dalam capaian pembangunan
manusia di Kota Madiun. Usia harapan hidup lansia meningkat dari 75 tahun
(2024) menjadi 76 tahun (2025), yang secara langsung mendorong IPM Kota Madiun
meningkat.
“Alhamdulillah, dengan lansia yang aktif dan bahagia
terbukti dengan meningkatnya IPM Kota Madiun yang dulunya berjumlah 84,51 persen menjadi 85,12 persen,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan lansia ke depan dapat
memanfaatkan fasilitas pemerintah, termasuk Rumah Dinas, sehingga para lansia
bisa melihat suasana dari fasilitas pemerintah dan memanfaatkannya secara
optimal.
“Pemkot siap memfasilitasi kegiatan lansia agar semua bisa
menikmati fasilitas yang ada,” tambahnya.
Dengan begitu, Pemerintah Kota Madiun menegaskan dukungan
penuh terhadap kegiatan lansia. Dengan lansia yang bahagia, sehat, dan
produktif, Kota Madiun optimistis menciptakan masyarakat sejahtera dan IPM yang
terus meningkat. (bip/im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun