SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli
Hasan, meminta seluruh pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan program
Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok
pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Hal itu disampaikan usai Rapat Koordinasi MBG di Kantor
Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis (19/2). Ia menegaskan, dukungan terhadap
MBG merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat,
kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah.
“Seluruh pemerintah daerah, bersama 17 kementerian, memiliki
tanggung jawab untuk mendukung penuh pelaksanaan utama MBG. Tidak ada alasan
bagi pemerintah daerah untuk tidak terlibat,” ujar Zulkifli Hasan.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program
MBG berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh Indonesia.
Selain itu, Zulkifli juga meminta pemerintah daerah
memastikan stabilitas harga pangan selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Sesuai
arahan Presiden Prabowo Subianto, harga bahan pokok diharapkan tidak mengalami
kenaikan, bahkan bisa ditekan melalui kebijakan yang terukur dan efektif.
“Oleh karena itu perlu kebijakan ekstra agar selama bulan
puasa dan Lebaran harga tetap terkendali,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto
Dardak, menyampaikan bahwa capaian MBG di Jawa Timur tergolong tinggi, baik
dari sisi jumlah maupun kualitas layanan. Berdasarkan data Badan Gizi Nasional
(BGN), jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) operasional di Jawa Timur
mencapai 3.269 unit dengan estimasi penerima manfaat sekitar 8,39 juta orang.
“Yang utama bukan hanya jumlah, tetapi juga menjaga kualitas
layanan. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi menjadi bagian penting agar makanan
yang diterima anak-anak aman dan bergizi,” ujar Emil.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kota Madiun
menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan MBG sekaligus menjaga
stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan pihaknya
siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi guna memastikan program
berjalan efektif di Kota Madiun.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program Makan Bergizi
Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di
saat yang sama, pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan
hingga Idul Fitri juga menjadi perhatian serius kami agar masyarakat tetap
tenang dan kebutuhan tercukupi,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas perangkat daerah akan
diperkuat, termasuk pengawasan distribusi dan pemantauan harga di lapangan,
sehingga kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara optimal di tingkat
kota.
(ws hendro/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun