MADIUN - Pembangunan yang telah berjalan harus diisi dengan program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Maka dari itu, Pemerintah Kota Madiun mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah guna menghidupkan hasil pembangunan yang sudah ada.
Hal tersebut seperti yang disampaikan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, saat menggelar audiensi bersama Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun, Selasa (102). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Dekranasda Kota Madiun.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota menekankan pentingnya sikap adaptif dalam pembangunan, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pengisian dan pemanfaatan hasil pembangunan yang telah ada.
Menurutnya, pembangunan yang sudah terwujud perlu dioptimalkan agar benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks tersebut, Disnaker KUKM dinilai memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan pengembangan sumber daya manusia, ketenagakerjaan, serta penguatan pelaku usaha mikro dan kecil.
“Ke depan, fokus kita adalah mengisi apa yang sudah dibangun. Kita harus memastikan hasil pembangunan bisa hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar F. Bagus Panuntun.
Ia menambahkan, mayoritas program penguatan ekonomi dan ketenagakerjaan akan banyak melibatkan Disnaker KUKM, terutama dalam upaya peningkatan kualitas tenaga kerja, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kesamaan pandang dan langkah strategis dalam mendorong pembangunan Kota Madiun yang berkelanjutan, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
(Dsppkusdiskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun