MADIUN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 tingkat kecamatan akhirnya tuntas sudah. Itu menyusul musrenbang yang digelar di Kecamatan Kartoharjo, Jumat (6/2). Selanjutnya, usulan-usulan masyarakat yang ditampung bakal dibahas dalam musrenbang tingkat kota.
‘’Tentunya setelah musrenbang kecamatan ini akan dikurasi di tingkat kota. Nanti disesuaikan program prioritas pemkot,’’ kata Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun usai memimpin musrenbang di Kecamatan Kartoharjo.
Dalam musrenbang di Kecamatan Kartoharjo, terdapat beberapa usulan masyarakat yang disampaikan. Dari sembilan kelurahan yang ada, tercatat pembangunan fisik sebanyak 157 usulan kegiatan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 32,9 miliar. Sedangkan non-fisik sebanyak 128 usulan kegiatan dengan proyeksi anggaran sebesar Rp 15,4 miliar.
‘’Di RKPD 2027 lagi kita siapkan untuk nanti dibahas DPRD. Apa yang sudah dibahas di RKPD usulan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Kota Madiun,’’ jelasnya.
Menyikapi usulan tersebut, Bagus memastikan pemkot terbuka dan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Meski begitu, pihaknya berharap kepada masyarakat tentang adanya proses seleksi usulan berdasarkan skala prioritas. Dia berharap musrenbang ini dapat menghasilkan rencana pembangunan yang tepat sasaran.
‘’Mana yang mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat luas itu yang menjadi prioritas,’’ pungkasnya.
(dspp/ggi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun