Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Madiun terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasar data yang di-release Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, IPM Kota Pendekar tercatat mengalami peningkatan dalam tujuh tahun terakhir. Dari 80,88 di 2019 menjadi 85,12 di 2025. Capaian ini, menempatkan IPM Kota Madiun berada di posisi tertinggi ketiga di Jawa Timur.
‘’IPM Kota Madiun terus mengalami kenaikan. Saya contohkan saja pada 2020 IPM Kota Madiun 81,93 dan terus naik sampai di 2025 kemarin di angka 85,12,’’ kata Kepala BPS Kota Madiun Abdul Aziz, Selasa (27/1).
Data resmi IPM 2025 tersebut baru dirilis 1 Desember lalu. Capaian Kota Madiun tersebut termasuk dalam kategori sangat tinggi. Aziz menyebut peningkatan IPM didorong oleh peningkatan pada semua indikator pembentuknya. Seperti diketahui, IPM dibentuk oleh tiga faktor. Yakni, umur panjang, pengetahuan, dan standar hidup layak.
Umur panjang, lanjutnya, digambarkan dengan umur harapan hidup (UHH). 2025 ini, UHH Kota Madiun mencapai 76,11 tahun. Artinya, setiap bayi yang lahir memiliki umur harapan hidup sampai 76 tahun lebih. UHH ini tumbuh 0,44 tahun atau 0,58 persen dibanding tahun lalu.
Dimensi pengetahuan digambarkan dari harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Untuk 2025 ini harapan lama sekolah di Kota Madiun mencapai 14,55 tahun. Sementara untuk rata-rata lama sekolah mencapai 12,12 tahun. Artinya, anak-anak di Kota Madiun memiliki harapan sekolah sampai jenjang perkuliahan dengan rata-rata lama sekolah sampai di tingkat menengah atas.
Terakhir, ada dimensi standar hidup layak dengan indikator pengeluaran perkapita per tahun yang disesuaikan. Pengeluaran riil perkapita masyarakat Kota Madiun mencapai Rp 18.173.000 pertahun. Ini juga meningkat Rp 655 ribu dibanding 2024 lalu. Artinya, estimasi nilai rata-rata uang yang dibelanjakan oleh setiap individu di Kota Madiun dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan konsumsi (baik makanan maupun non-makanan) sebesar Rp 18 juta lebih.
‘’Ini tentu juga didukung fasilitas-fasilitas fisik, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, dan fasilitas pertumbuhan ekonomi. Artinya, peningkatan ini tak terlepas dari pembangunan di Kota Madiun,’’ ujarnya. (oks/dspp/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun