MADIUN – Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam meningkatkan kualitas kinerja dan Sumber Daya Manusia (SDM) terus dipacu. Wali Kota Madiun Dr. Maidi, kembali menggelar sosialisasi pendidikan lanjutan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menggandeng Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya.
Dalam pembukaan sosialisasi yang digelar di Gedung GCIO melalui zoom meeting pada Senin (12/1), wali kota menekankan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi adalah kunci utama melahirkan SDM yang berkualitas.
"Kota yang ingin mendunia tidak bisa kita bangun sendirian. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memiliki pendampingan ahli untuk terus meningkatkan kapasitas SDM-nya," tegasnya.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembukaan kembali program pendidikan lanjutan, khususnya bagi pejabat Eselon II dan III sebagai bagian dari pengembangan karier. Menariknya, kesempatan ini tidak hanya terbatas bagi aparatur pemerintah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin melanjutkan studi.
"Aparatur yang belum menempuh jenjang pendidikan tinggi wajib kuliah. Kami akan membiayai seluruhnya, termasuk untuk masyarakat yang memenuhi syarat," tambahnya.
Orang nomor satu di Kota Madiun juga menitipkan pesan khusus agar para mahasiswa nantinya membidik target Sustainable Development Goals (SDGs) dalam maupun bimbingan penelitiannya. Hal ini bertujuan untuk perencanaan pertumbuhan kota dalam lima tahun ke depan.
" Targetnya bukan sekadar mengejar gelar Magister (S2) atau Doktor (S3). Hasil penelitian dan tesis harus relevan dengan 16 poin SDGs guna mendukung perkembangan pembanguan kota," pesannya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Madiun menyiapkan anggaran sebesar sembilan miliar bagi ASN yang ingin menempuh studi lanjut sebagai syarat kenaikan jabatan ke eselon II dan III. Beasiswa ini mencakup bantuan biaya sebesar 50 juta untuk jenjang S2 dan 100 juta untuk jenjang S3.
(rams/im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun