Tekan Angka Stunting dalam Peringatan HKN ke-61, Pemkot Madiun Ajak Ibu Hamil Rujakan

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 26 Nov 2025

Tekan Angka Stunting dalam Peringatan HKN ke-61, Pemkot Madiun Ajak Ibu Hamil Rujakan

MADIUN – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun punya beragam cara menangani risiko stunting. Di samping sosialisasi dan pembinaan, pemkot mengajak sejumlah ibu hamil rujakan alias membuat serta menikmati rujak buah di Lapak Joglo Palereman, Kelurahan Kelun, Kartoharjo, Rabu (26/11).


Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Soeko Dwi Handiarto serta Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati dan Wakil Ketua TP PKK Kota Madiun Dellina Mahardika Bagus Panuntun.


‘’Kegiatan ini rangkaian HKN ke-61. Tidak hanya formalitas, sebelum rujakan ada sosialisasi dan pembinaan dari dinkes PPKB mengenai kesehatan ibu hamil agar tidak berisiko stunting,’’ kata sekda.


Soeko menegaskan, rujakan bukan sekadar seremonial. Tapi, wujud gerakan pembiasaan makan buah bagi ibu hamil guna mencukupi asupan gizi bayi yang dikandung. Dengan gizi yang cukup, pihaknya berharap para ibu hamil terhindar dari risiko melahirkan bayi stunting.


‘’Salah satu risiko stunting saat fase kehamilan. Kami pastikan ibu hamil dan bayi yang dikandung memperoleh gizi yang seimbang,’’ terangnya.


Menurut Soeko, pencegahan dan penanganan stunting menjadi perhatian serius pemkot. Tak hanya saat kehamilan, intervensi dilakukan sejak masa remaja, calon pengantin, persalinan, menyusui, bayi berusia dua tahun hingga lima tahun. Hasilnya, angka stunting menurun dan Kota Madiun baru-baru ini mendapatkan Dana Insentif Fiskal (DIF) Rp 7,1 miliar dari pemerintah pusat atas kinerja baik penanganan stunting secara nasional.


‘’Yang utama itu terkait data. Polanya kita sudah ketahui, kita identifikasi dan kita klasterisasi. Setelah itu baru intervensi sesuai masalah yang ada,’’ ungkap dia.


Dia berharap para ibu hamil tetap menjaga kesehatan diri dan bayi dalam kandungan. Di lain sisi, pemkot melalui dinkes PPKB akan selalu melakukan pengawasan terhadap kesehatan dan kecukupan gizi ibu hamil.


‘’Kontrol dilakukan secara rutin. Sehingga, ibu hamil serta bayi sehat dan stunting dapat terkendali,’’ pungkasnya.


(dspp/ggi/diskominfo)

  • Bagikan: