MADIUN – Kampung Mandiri Mahesa Terintegrasi Berbasis Teknologi resmi dicanangkan, Selasa (25/11). Berlangsung di Lapak Gedongan, Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Elestianto Dardak hadir langsung dalam acara tersebut.
Arumi menyebut Kampung Mandiri Mahesa Terintegrasi Berbasis Teknologi menjadi salah satu perwujudan inovasi TP PKK Kota Madiun dan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.
‘’Sebelumnya saya pernah diajak ke sini (Lapak Gedongan). Tidak terlalu lama tapi perubahan dan peningkatan sudah luar biasa,’’ kata dia.
Menurut Arumi, pemanfaatan teknologi menjadi penting dalam kegiatan TP PKK. Salah satunya, untuk memastikan kemandirian dan kesejahteraan keluarga agar dicapai lebih cepat, merata, dan terintegrasi.
Menyikapi hal itu, kader TP PKK harus melek teknologi informasi alias IT. Khususnya dalam pelaksanaan peningkatan kualitas pendidikan serta pengelolaan ekonomi keluarga. Nah, Kampung Mandiri Mahesa bisa jadi pilot project atau percontohan bagi TP PKK daerah lainnya.
‘’Mari jadikan data digital sebagai basis aksi dan manfaatkan teknologi untuk validasi data di lapangan. Baik data terkait stunting, kemiskinan ekstrem, pendidikan, maupun data ekonomi keluarga,’’ tutur Arumi.
Sementara itu, Wali Kota Madiun Dr. Maidi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Jawa Timur. Tentu, menjadi semangat tambahan bagi kader-kader untuk membawa TP PKK Kota Madiun lebih kreatif dan berinovasi.
‘’Terima kasih Bu Arumi memberikan semangat. Antusias kader dan masyarakat setempat membawa kebersamaan,’’ ujarnya.
Bicara terkait IT, Dr. Maidi menyebut bukan hal asing bagi kader dan masyarakat Kota Madiun. Sebab, seluruh program Pemkot Madiun sudah terintegrasi dengan teknologi. Apalagi ditunjang dengan program WiFi gratis yang tersebar di wilayah kota.
‘’Semua program berbasis IT. Ketika program berbasis IT, insya Allah kota ini mendunianya cepat,’’ pungkasnya.
(dspp/ggi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun