MADIUN – Penyakit TBC atau tuberkulosis menjadi ancaman kesehatan serius masyarakat. Tak terkecuali masyarakat Kota Madiun. Menyikapi hal itu, Pemkot Madiun telah menyusun strategi pencegahan dan penanganan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis tersebut.
‘’Hari ini rakor pencegahan TBC. Seluruh kepala puskesmas saya kumpulkan. Kami tekankan penanganan segera bagi masyarakat yang terindikasi TBC,’’ kata Wali Kota Madiun Dr. Maidi usai mengikuti FGD Menuju Indonesia Bebas TBC di Puskesmas Banjarejo, Selasa (11/11).
Dr. Maidi menjelaskan, FGD terfokus pada strategi penanganan dan eliminasi TBC di tingkat daerah. Mulai penyisiran atau skrining TBC secara aktif dan pasif hingga pendampingan kepada pasien TBC sampai pengobatan selesai guna memastikan kepatuhan serta kesembuhan.
‘’Upaya ini melibatkan puskesmas serta kader kesehatan di posyandu. Prinsipnya segera dicegah dan segera ditangani agar penularan tidak meluas,’’ jelasnya.
Di samping itu, Dr. Maidi menilai sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang TBC harus digencarkan. Dengan begitu, masyarakat tahu gejala TBC hingga bagaimana yang seharusnya dilakukan.
‘’Masyarakat tidak perlu takut tidak perlu malu. Jika dibiarkan akan semakin bahaya. Periksa di puskesmas dan rumah sakit gratis,’’ tuturnya.
(rams/ggi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun