Tingkatkan SDM Petugas Pengadaan, Pemkot Gelar Evaluasi dan Sosialisasi

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 07 Nov 2025

Tingkatkan SDM Petugas Pengadaan, Pemkot Gelar Evaluasi dan Sosialisasi

MADIUN – Petugas pengadaan barang dan jasa memegang peranan penting dalam jalannya pembangunan daerah. Karenanya, SDM petugas pengadaan wajib terus ditingkatkan. Khususnya bagi mereka yang masih baru. Evaluasi dan sosialisasi pun dilakukan Pemerintah Kota Madiun melalui Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Kota Madiun, Rabu (5/11). Evaluasi dan sosialiasi yang berlangsung di Gedung Diklat tersebut juga menghadirkan Wali Kota Madiun Dr. Maidi sebagai narasumber. 


‘’Pembangunan harus berkualitas. Ini dimulai dari pejabat pengadaan yang juga berkualitas. Makanya kita berikan pelatihan sekaligus evaluasi secara berkala,’’ kata wali kota.


Apalagi, lanjut wali kota, bakal tidak banyak proyek di tahun depan. Pasalnya, ada pemangkasan anggaran transfer dari pemerintah pusat. Kota Madiun dapat pemangkasan sekitar Rp 183 miliar. Tetapi meski begitu, Wali Kota Dr. Maidi menegaskan pembangunan yang berkaitan pada Indek Pembangunan Masyarakat (IPM) tetap terus berjalan.


‘’Pembangunan dan program yang berkaitan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi tetap berjalan,’’ tegasnya. 


Program seperti penanganan stunting dan beasiswa dipastikan masih tetap ada. Sedang, terkait ekonomi, ada pembangunan fisik yang mendatangkan wisatawan. Seperti wisata buatan di Kota Madiun masih akan terus dimunculkan. Hal itu penting untuk menarik wisatawan. Hadirnya wisatawan tentu akan meningkatkan transaksi yang pada akhirnya menumbuhkan ekonomi.


‘’Biarpun dana turun, ekonomi tetap bertumbuh dan IPM kita tetap meningkat. Kita masih punya sembilan jurus untuk menangani itu,’’ imbuhnya. 


Wali kota menyebut ada 2,4 juta wisatawan di Kota Madiun sepanjang 2024 lalu. Hal itu tentu tak terlepas dari pembangunan. Wali kota pun menargetka ada tiga juta wisatawan di 2025 ini. Pun terus meningkat ke depannya. Hal itu bukan tanpa upaya. Ikon-ikon baru juga akan terus dimunculkan. Targetnya ada 12 ikon di Kota Madiun. Salah satu yang sudah hangat adalah pembangunan miniatur tembok Cina.


‘’Pembangunan tempat wisata tidak mengurangi pos pendidikan dan kesehatan,’’ pungkasnya. 


Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Madiun Malik Asmany menyebut evaluasi dan sosialisasi penting mengingat banyaknya pejabat pengadaan yang baru. Pejabat pengadaan memang dinamis. Ada yang purna karena pensiun, mutasi, dan lain sebagainya. Selain itu kegiatan juga untuk meningkatkan kemampuan para pejabat pengadaan.

(ws hendro/agi/diskominfo)

  • Bagikan: