MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong peningkatan kesadaran hukum di tengah masyarakat. Hal itu seperti yang disampaikan Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, saat memberikan arahan dalam kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Kecamatan Manguharjo di Wisma Haji Kota Madiun, Kamis (6/11).
Kegiatan yang diikuti 225 peserta dari berbagai lapisan masyarakat ini bertujuan membangun masyarakat yang sadar hukum, tertib, dan bermartabat. Turut hadir Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun, Sekda Kota Madiun, serta jajaran OPD terkait.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi mengapresiasi tingginya tingkat kesadaran hukum warga. Menurutnya, rendahnya angka pelanggaran hukum menjadi bukti partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota.
“Saya berterima kasih, pelanggaran hukum di Kota Madiun kecil sekali. Warga ikut menjaga kota. Apa yang sudah kita bangun tidak ada yang hilang, ini bukti kesadaran hukum kita tinggi,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Madiun itu menegaskan, ketaatan terhadap hukum dan norma agama menjadi pondasi moral masyarakat yang bermartabat. Ia juga menyoroti pentingnya disiplin dan kejujuran sebagai wujud nyata ketaatan hukum.
“Kalau semua menaati norma agama dan aturan, penjara akan kosong. Itu indikator masyarakat yang tertib. Disiplin memang harus dipaksakan demi kebaikan. Kalau ingin Kota Madiun aman dan maju, taatilah aturan,” pesannya.
Penyuluhan hukum terpadu ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga penegak hukum, di antaranya Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Polsek Manguharjo, Kejaksaan Negeri, Badan Pertanahan, serta Satpol PP dan Damkar Kota Madiun.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Madiun berharap kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap hukum, baik pidana, perdata, maupun pertanahan, semakin meningkat sehingga tercipta budaya hukum yang patuh dan menghargai hak asasi manusia.
(rams/rat/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun