MADIUN – Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun terus diperluas. Rabu (5/11), Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, kembali meresmikan dapur SPPG Oro-oro Ombo Berkah Ibu yang berlokasi di Pasar Ikan Njoyo. Peresmian ini menambah jangkauan dapur bergizi di Kota Pendekar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi menegaskan bahwa dapur makan bergizi bukan sekadar program, melainkan tantangan nyata untuk menjaga kualitas pangan masyarakat.
“Dapur makan bergizi ini tantangan. Saya agak keras. Kebersihan, lingkungan, dan pengelolaan harus betul-betul diperhatikan, jangan asal-asalan,” tegasnya.
Wali kota juga mengingatkan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan bahan makanan agar tidak memengaruhi kualitas gizi maupun angka inflasi. Ia meminta pengelola untuk memastikan bahan pangan sesuai standar dan tidak mengurangi takaran gizi.
“Kepala dapur jangan senang-senang, harus teliti dan cekatan. Kalau tidak hati-hati, inflasi bisa naik dan bahan makanan dikurangi. Saya tidak mau ada masalah di program Makan Bergizi Gratis (MBG). Standar gizi harus sesuai ketentuan,” lanjutnya.
Sebagai bentuk pengawasan, Wali Kota Maidi menyampaikan akan memasang CCTV di seluruh dapur SPPG untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas proses produksi.
“Saya ditunjuk jadi Ketua Satgas oleh Mendagri, jadi harus bertanggung jawab. Semua dapur akan dipasang CCTV supaya saya punya bukti saat melapor ke Presiden,” ujarnya.
Dapur SPPG Oro-oro Ombo Berkah Ibu melayani 2.991 penerima manfaat. Melalui program ini, pemerintah kota berupaya menjamin asupan gizi seimbang dan berkualitas bagi masyarakat.
“Saya ingin program ini sukses, bukan sekadar formalitas. Anak-anak harus senang dan sehat karena gizinya terpenuhi,” pungkasnya.
(bip/rat/kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun