SURABAYA - Keamanan di Jawa Timur wajib terus terjaga. Berbagai upaya pun dilakukan. Salah satunya meningkatkan sinergitas antar daerah. Hal itu terlihat dari Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda provinsi, kabupaten/kota, dan forkopimcam se-Jawa Timur di Surabaya, Selasa (4/11). Rakor diikuti sejumlah pejabat daerah. Tak terkecuali Kota Madiun diwakili Wakil Wali Kota F Bagus Panuntun.
Rakor dalam rangka peningkatan sinergitas menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum tersebut berlangsung di Grand City Convention Hall Surabaya. Tak hanya gubernur, rakor juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri III Akhmad Wiyagus. Wamen menyebut Forkopimda bukan hanya simbol koordinasi. Tetapi mesin penggerak stabilitas daerah dan keberhasilan program nasional. Karenanya, wamen meminta seluruh unsur Forkopimda di Jawa Timur “tidak tinggal diam” menyikapi dinamika sosial politik dan percepatan kebijakan strategis nasional di daerah.
"Forkopimda wajib memastikan Astacita dan program strategis nasional berjalan nyata hingga ke tingkat desa,” tegas Wiyagus.
Wamen menambahkan sinergi pusat dan daerah perlu dan penting dilakukan. Tanpa itu, program pangan, pendidikan, kesehatan, hingga stabilitas keamanan bakal sulit untuk diwujudkan.
“Pastikan program berjalan, awasi anggaran, cegah konflik sosial, dan perkuat BUMDes serta desa. Jika daerah bergerak lambat, manfaat program tidak akan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jatim menjadi salah satu provinsi dengan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbesar di Indonesia. Setidaknya, ada sebanyak 3,5 juta penerima manfaat MBG di Jawa Timur. Itu termasuk ibu hamil. Gubernur mengungkapkan, konsep MBG tidak hanya soal gizi, ada nilai spiritual dan sosial di dalamnya.
“Kami pernah sampaikan ke Pak Presiden Prabowo bahkan sebelum beliau dilantik. Program ini punya dimensi barokah. Dan Pak Presiden paham itu,” ucapnya.
Wakil Wali Kota F Bagus Panuntun menyebut apa yang menjadi arahan wamen dan gubernur pastinya akan segera ditindaklanjuti di daerah. Pun, sinergitas di Kota Madiun sudah cukup berjalan baik. Terbukti dengan kondusifitas di Kota Pendekar yang senantiasa terjaga. Hal itu tak terlepas dari sinergitas Forkopimda yang terus terjaga.
“Apa yang disampaikan bapak wamen dan ibu gubernur tentu menjadi atensi kita bersama. Prinsipnya di Kota Madiun sinergitas ini terjaga baik dan akan senantiasa kita tingkatkan,” ungkapnya.
(ws hendro/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun