MADIUN – Tingkat kegemaran membaca masyarakat (TKM) Kota Madiun cukup tinggi. Tahun lalu, TKM masyarakat Kota Madiun mencapai nilai 96 poin. Capaian itu menempatkan Kota Madiun sebagai daerah tertinggi ketiga di Jawa Timur. Berkat itu pula, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun juga berhasil meraih penghargaan. Yakni, Lembaga Kearsiapan Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur kategori AA (Sangat Memuaskan).
Capaian apik itu tentu wajib dipertahankan dan ditingkatkan. Pendataan kajian perpustakaan pun kembali digelar. Kajian dilakukan salah satunya guna mengukur TKM 2025.
‘’Kegiatan ini merupakan persiapan penghitungan Indeks Pembangunan Literasi (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kota Madiun untuk 2025. Para pustakawan kita kumpulkan sekaligus untuk sosialisasi,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Heri Wasana, Selasa (14/10).
Kegiatan yang berlangsung di Novotel Ballroom itu setidaknya diikuti 200 lebih peserta dan pustakawan. Peserta sekaligus diminta mengisi kuisioner. Heri menyebut pihaknya setidaknya menargetkan sebanyak 400 responden. Jawaban responden penting karena berkaitan dengan penilaian IPLM dan TKM tahun ini. Selain itu, unsur kinerja kelembagaan juga tak kalah penting. Mulai dari koleksi buku, sarana dan prasarana, dan juga pelayanan petugasnya.
‘’Tahun ini memang ada beberapa perubahan indikator. Ada beberapa yang sudah tidak lagi menjadi kewenangan perpustakaan daerah. Tetapi mesti begitu tetap harus kita optimalkan,’’ ungkapnya.
Berbagai upaya juga terus dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Heri menyebut koleksi buku juga terus di-update. Saat ini, Perpustakaan Umum Kota Madiun memiliki koleksi lebih dari 98 ribu buku. Itu baik buku fisik maupun buku elektronik atau e-book. Selain itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai. Seperti diketahui, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun tengah dilakukan rehab gedung.
‘’Karena sedang ada rehab gedung, tingkat kunjungan sedikit menurun. Tetapi yang mengakses secara online cukup tinggi. Untuk rehab kita targetkan bulan depan selesai,’’ pungkasnya sembari berharap capaian apik di 2024 bisa kembali terulang di 2025. (rams/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun