Pemprov Jatim Gelar Verifikasi K3 Perkantoran Dan GP2SP Tingkat Provinsi, Kota Madiun Siap Ukir Prestasi

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 08 Oct 2025

Pemprov Jatim Gelar Verifikasi K3 Perkantoran Dan GP2SP Tingkat Provinsi, Kota Madiun Siap Ukir Prestasi

MADIUN – Upaya peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja di lingkup perkantoran terus dilakukan pemerintah. Kali ini perhatian datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Verifikasi Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Perkantoran dan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) tahun 2025 pun digelar. Kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini berlangsung secara daring selama dua hari. Peserta dari Kota Madiun mengikuti kegiatan dari GCIO Kota Madiun, Rabu (8/10).


Verifikasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka penganugerahan penghargaan Tingkat Jawa Timur tahun 2025. Dalam verifikasi K3 Perkantoran tahun ini terdapat empat usulan OPD. Di antaranya, Dinas Pendidikan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkop UKM), serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA).


Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun Dr. Denik Wuryani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penilaian terhadap implementasi K3 perkantoran di lingkungan kerja formal. 


“Alhamdulillah, dari empat OPD yang kami ajukan, salah satunya yaitu Dinas Pendidikan, berhasil lolos ke tahap verifikasi provinsi dan melakukan paparan,” ujarnya sembari menyebut Kota Madiun siap ukir prestasi.


Verifikasi ini menilai berbagai aspek penting dalam penerapan K3 perkantoran, meliputi: kebijakan K3, keselamatan kerja, kesehatan kerja, ergonomi, dan lingkungan kerja.


“Tujuan dari K3 ini adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman, serta mencegah penyakit akibat kerja. Penilaian meliputi sarana prasarana, lingkungan kantor, dan aspek kesehatan kerja,” jelas Dr. Denik.


Proses verifikasi dilakukan oleh tim penilai dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju prestasi Kota Madiun dalam bidang kesehatan kerja, sekaligus mendorong OPD lain untuk lebih optimal dalam penerapan K3 perkantoran.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menyatakan bahwa penerapan K3 sudah menjadi bagian dari aktivitas harian dinas. “Kami memang sudah menerapkan prinsip-prinsip K3 dalam kegiatan sehari-hari. Meskipun masih ada beberapa kekurangan, akan segera kami perbaiki. Dengan adanya verifikasi ini, kami ingin meningkatkan pelayanan kepada pegawai, mendukung pola hidup bersih dan sehat, serta mendorong produktivitas yang lebih baik,” ujarnya.


Selain verifikasi K3 perkantoran, pada hari kedua kegiatan dijadwalkan pelaksanaan verifikasi Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP). GP2SP merupakan program kolaboratif yang melibatkan pemerintah, pemberi kerja, serikat pekerja, dan masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja perempuan. Program ini berfokus pada perlindungan kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, dukungan pemberian ASI, deteksi dini penyakit, serta pengendalian lingkungan kerja yang mendukung kesehatan perempuan di tempat kerja.


Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Madiun berharap agar budaya kerja sehat dan produktif dapat terus ditingkatkan di semua OPD. Alhasil, kinerja pegawai semakin optimal dan kesejahteraan mereka dapat terjaga dengan baik. (bip/rat/agi/diskominfo)

  • Bagikan: