Gowes Pagi, Wali Kota Madiun Juga Resmikan SPPG Lagi

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 30 Sep 2025

Gowes Pagi, Wali Kota Madiun Juga Resmikan SPPG Lagi

MADIUN – Wali Kota Madiun Dr. Maidi bersama jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali menggelar gowes, Selasa (30/9) pagi. Kegiatan bersepeda ini dimulai dengan mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Madiun sembari menyapa warga yang melintas. Selain berolahraga, orang nomor satu di Kota Pendekar itu juga meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lagi. Kali ini, wali kota meresmikan SPPG Demangan di Pondok Pesantren Al Mardliyyah Putri. Ini merupakan dapur ke-6 yang diresmikan wali kota dari target 16 dapur SPPG.


Dalam sambutannya, Wali Kota Madiun menegaskan pemenuhan gizi merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda. 


"Saya titip pada santri yang mendapatkan program Menu Bergizi (MBG), kita harus bersyukur atas makanan bergizi ini. Dengan asupan yang baik, kita bisa mencetak generasi yang berkualitas. Pondok ini adalah tempat membentuk karakter dan agama adalah moral yang harus selalu kita kedepankan," ujarnya.


Usai peresmian, wali kota langsung meninjau kondisi dapur dan membagikan makanan kepada para siswa. Prosesi lantas berlanjut pemberangkatan armada distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Tak hanya meresmikan, mantan Sekda Kota Madiun itu juga turut menyantap MBG bersama.


Wali Kota Madiun menegaskan pengawasan dapur MBG di Kota Madiun akan terus dilakukan. Hal itu guna memastikan tidak ada masalah dalam penyediaan makanan bergizi bagi para siswa. 


"Saya akan terus turun ke lapangan untuk memastikan semua berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Yang pasti kita akan hadapi masalah sampah, air limbah, kebersihan tempat, dan hasil masakan ini saya pantau. Artinya apa standart mulai awal standart dapur, lingkungan, dan masakan harus semakin bagus," tegasnya.


Setelah meresmikan SPPG, Wali Kota Madiun juga mengunjungi Djatiwangi Farm, tempat pembudidayaan maggot. Tempat tersebut rencananya akan diterapkan di Tempat Pengolahan Sampah (TPS). Maggot yang dibudidayakan ini dapat digunakan sebagai pakan ternak dan pengurai sampah organik. Hal itu sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


Kegiatan gowes dan peresmian SPPG ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mensukseskan program pusat. Yakni, program untuk meningkatkan kualitas gizi, pendidikan karakter, dan kelestarian lingkungan. Wali kota berharap program MBG terus berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda Kota Madiun. (bip/rat/agi/diskominfo

  • Bagikan: