MADIUN – Jalannya pembangunan di Kota Madiun butuh peran bersama. Karenanya, sinergitas dengan berbagai pihak diperlukan. Tak terkecuali dari partai politik. Hal ini ditegaskan Wali Kota Madiun Dr. Maidi, saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digelar di Votel Kartika Abadi, Sabtu (6/9).
Dalam sambutannya, Wali Kota Madiun mengapresiasi kontribusi PKS dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan partai politik untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Partai akan semakin kokoh jika akarnya menjalar ke masyarakat. Seperti pohon yang dipupuk dan disiram, pengurus baru harus mampu membawa kesejahteraan bagi warga,” ujarnya.
Wali kota Dr. Maidi juga menegaskan bahwa kebijakan Pemerintah Kota Madiun selalu berpihak kepada rakyat. Salah satu contohnya adalah kebijakan untuk tidak menaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada pajak rakyat, tetapi juga peran investor yang wajib memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, Wali Kota Dr. Maidi menyoroti pentingnya pendidikan dan peran generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
“PAD kita gunakan untuk menghapus kemiskinan dan pengangguran. Yang muda harus idealis, karena tanpa idealisme, kita tidak akan mampu memimpin dan membawa perubahan,” tegasnya.
Musda VI PKS mengusung tema “Kokoh Bersama Majukan Kota Madiun untuk Indonesia”, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan pelantikan serentak pengurus PKS se-Indonesia secara virtual. Kegiatan juga turut dihadiri Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah, Ketua DPD Partai PKS, dan segenap Kader PKS Kota Madiun.
Musda diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga melahirkan gagasan baru untuk menjawab tantangan ke depan. Orang nomor satu di Kota Pendekar itu juga mengajak pengurus baru PKS menjaga komunikasi politik yang sehat, menghargai perbedaan, dan menjadikan perbedaan pendapat sebagai jalan menuju mufakat.
“Boleh berbeda pendapat, tapi jangan menimbulkan permusuhan. Semua untuk kebaikan Kota Madiun,” harapnya. (Dspp/rat/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun