MADIUN - Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menerima audiensi dengan Pertamina dan PT Hiswana Migas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Jumat (29/8). Pertemuan tersebut membahas kerja sama penyediaan dan penyaluran LPG 3 kilogram (kg) melalui Koperasi Merah Putih, sebagai upaya menjaga ketersediaan energi bersubsidi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga stok LPG 3 kg agar distribusi berjalan merata dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkannya. “Barang harus tetap ada, jangan sampai stok habis atau kosong. Kalau perlu ada pembatasan pembelian supaya distribusinya merata,” ujarnya.
Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan 27 titik Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Sementara untuk mekanisme teknis penyaluran, PT Hiswana Migas akan mengatur lebih lanjut agar proses distribusi lebih terstruktur dan efisien.
Dr. Maidi juga mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola dan sumber daya manusia sebelum program dijalankan. “Jangan sampai barang tersedia tapi manajemennya tidak tertata. Harus ada pertanggungjawaban yang jelas agar distribusi berjalan lancar,” tegasnya.
Kerja sama ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan mitra distribusi. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memperkuat sistem suplai LPG 3 kg, memastikan energi bersubsidi tersedia tepat waktu, dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kota Madiun.
(Bip/rat/Kus/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun